Prabowo dan Dasco Bahas Potensi Gangguan Stabilitas Nasional

17 Apr 2026 • 23:46 iMedia

MEDIAHUB.ID – Pertemuan tertutup antara Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Istana Merdeka, Kamis 16 April 2026, dinilai memiliki makna strategis di balik agenda resmi yang berlangsung.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai pertemuan empat mata tersebut mencerminkan upaya konsolidasi kekuasaan sekaligus deteksi dini terhadap potensi gangguan stabilitas nasional.

“Pertemuan Prabowo-Dasco ini harus dibaca sebagai bagian dari konsolidasi kekuasaan sekaligus upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan stabilitas nasional,” kata Amir dalam keterangannya, dikutip Sabtu 18 April 2026.

Ia menilai, komunikasi langsung antara Presiden dan elite kunci parlemen, terutama dari partai pengusung utama, menjadi penting untuk membaca dinamika politik secara lebih cepat. Menurutnya, posisi Dasco yang strategis di DPR sekaligus dekat dengan Prabowo membuatnya dapat berperan sebagai penghubung informasi politik dari parlemen.

“Dalam konteks intelijen politik, pertemuan empat mata seperti ini biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi yang tidak bisa disampaikan secara terbuka,” ujar Amir.

Amir menambahkan, Presiden membutuhkan pembacaan dari berbagai sumber, termasuk jalur legislatif, untuk memetakan potensi ancaman yang bersifat terbuka maupun laten.

Selain isu politik dan keamanan, aspek ekonomi juga disebut menjadi perhatian. Amir menilai pembahasan itu menunjukkan kewaspadaan pemerintah terhadap dampak eksternal usai lawatan luar negeri Presiden.

“Di sinilah pentingnya sinkronisasi dengan DPR, terutama terkait kebijakan fiskal dan regulasi,” kata Amir.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya