Soenarko Minta Prabowo Tak Diam soal Polemik Ijazah Jokowi

16 Apr 2026 • 23:55 iMedia

MEDIAHUB.ID – Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko bersama aktivis yang tergabung dalam Gerakan Kebangsaan Selamatkan Indonesia (GAKSI) mendesak Presiden Prabowo Subianto bersikap atas polemik dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo.

Seruan itu disampaikan Soenarko saat aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026.

“Apa (Prabowo) tidak dengar, begitu ramai dan menjadi perhatian publik. Kok diam saja. Presiden itu sebenarnya penjuru dan pelopor penegak hukum. Itu pernah juga disampaikan Prabowo sebelum dilantik,” ujar Soenarko dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 17 April 2026.

Ia menilai persoalan tersebut sudah berlarut-larut karena upaya meminta Jokowi menunjukkan ijazah S1 disebut telah berlangsung lebih dari setahun, namun belum ada kejelasan.

“Tapi nyatanya, gerakan untuk menuntut agar Jokowi menunjukkan ijazah S1-nya sudah lebih satu tahun, kok diam saja. Terutama oleh pihak kepolisian dan kehakiman yang menjadi instrumen kekuasaan justru terkesan melindungi,” tambahnya.

Soenarko juga berpendapat persoalan itu bisa segera selesai bila Jokowi bersedia menunjukkan ijazah aslinya ke publik. Namun, ia menilai sikap Jokowi selama ini justru memperpanjang polemik.

“Tapi karena memang Jokowi ini penipu, dan kebetulan dia sudah menyiapkan pertahanan diri sejak awal dia berkuasa. Sehingga dia begitu kuat untuk menolak atau melawan pihak-pihak yang menuntut ijazah aslinya,” tandasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya