NasDem dan Gerindra Dinilai Kecil Kemungkinan untuk Fusi Partai

15 Apr 2026 • 04:18 iMedia

MEDIAHUB.ID – Rumor bergabungnya Partai NasDem dengan Partai Gerindra dinilai tidak masuk akal. Dalam peta politik Indonesia, fusi antarpatai besar nyaris tidak memiliki preseden, apalagi jika keduanya sama-sama memiliki kekuatan dan kursi di DPR.

Partai besar cenderung memilih mempertahankan identitas masing-masing. Bahkan partai kecil pun, dalam banyak kasus, tetap berupaya berdiri sendiri karena kepemilikan partai dinilai lebih prestisius daripada melebur ke partai lain.

Isu ini mencuat setelah majalah TEMPO mengulas pertemuan diam-diam Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang. Pertemuan tersebut memunculkan spekulasi liar, termasuk kemungkinan fusi partai.

Namun, sejumlah pihak menilai kemungkinan itu sangat kecil. Rekam jejak Surya Paloh disebut menunjukkan kecenderungan untuk bertarung, bukan menyerah sebelum kompetisi dimulai. Selain itu, NasDem juga tercatat memiliki tren perolehan kursi yang terus meningkat dari pemilu ke pemilu.

Faktor lain yang sempat dikaitkan dengan isu tersebut adalah perpindahan sejumlah petinggi NasDem ke PSI. Meski begitu, perpindahan elite politik dinilai sebagai hal yang biasa dalam dinamika perpolitikan nasional.

TEMPO juga menyoroti kabar adanya persoalan bisnis yang dihadapi jaringan media milik Surya Paloh. Meski demikian, isu bisnis dinilai tidak cukup kuat untuk menjadi alasan fusi politik dengan Gerindra.

Pertemuan Surya Paloh dengan Prabowo di Hambalang juga disebut sebagai kelanjutan dari pertemuan Surya Paloh dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Langkah itu dipandang sebagai upaya membaca arah politik Prabowo secara lebih mutakhir.

Dalam perspektif politik, Surya Paloh dan Prabowo disebut berada dalam posisi yang setara. Karena itu, kecil kemungkinan ada pihak yang merasa harus menyerah atau kalah dalam relasi politik di antara keduanya.

Dengan demikian, rumor fusi NasDem dan Gerindra dinilai lebih sebagai spekulasi politik ketimbang rencana yang benar-benar realistis.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya