JK: Rismon Ingin Bertemu dengan Tujuh Orang, Namun Saya Menolak

18 Apr 2026 • 22:13 iMedia

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan bahwa dirinya sempat diminta untuk menerima pertemuan dengan Rismon Sianipar terkait polemik dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo.

Dalam konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya IV Nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 April 2026, JK menunjukkan isi percakapan yang dikirim melalui seorang rekan bernama Arief. Percakapan itu berisi permintaan agar dirinya bersedia ditemui.

JK menyebut Rismon ingin datang bersama tujuh orang. Namun, permintaan tersebut ditolaknya.

“Rismon mau ketemu saya dengan tujuh orang. Saya tidak terima, minta waktu nanti ditampilkan WhatsApp-nya. Oleh temannya, saya tolak,” kata JK.

JK juga mengatakan Rismon sempat ingin menyerahkan buku berjudul Gibran Endgame saat pertemuan itu berlangsung. Menurutnya, Rismon juga berencana datang bersama beberapa orang lainnya.

Meski demikian, mantan Ketua Umum Partai Golkar itu tetap pada pendiriannya untuk tidak menerima pertemuan tersebut. JK menegaskan sikapnya sebagai bentuk menjaga netralitas di tengah isu yang sedang berkembang.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya