AS Berhasil Selamatkan Pilot F-15 yang Hilang di Pegunungan Iran
Amerika Serikat berhasil mengevakuasi seorang pilot jet tempur F-15 yang sempat hilang setelah pesawatnya ditembak jatuh di wilayah barat daya Iran.
Insiden itu terjadi pada Jumat, 3 April 2026, ketika pesawat tersebut jatuh dan kedua awaknya terpaksa melompat menyelamatkan diri. Satu awak segera ditemukan, sementara pilot lainnya sempat menghilang dan menjadi sasaran operasi pencarian besar-besaran.
Pilot itu dilaporkan bertahan sendiri selama lebih dari 24 jam di kawasan pegunungan terpencil dalam kondisi berbahaya. Ia juga harus menghindari pencarian yang dilakukan oleh pihak Iran hanya dengan berbekal sebuah pistol.
Situasi di lapangan semakin memanas karena Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ikut melakukan pencarian bersama warga sipil. Mereka bahkan disebut menawarkan imbalan sekitar 66.000 dolar AS bagi siapa pun yang berhasil menangkap pilot tersebut dalam keadaan hidup.
Di tengah tekanan itu, Amerika Serikat melancarkan operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan puluhan pesawat serta dukungan intelijen. CIA disebut berperan dalam melacak posisi pilot di celah-celah pegunungan dan mengirimkan koordinat akurat kepada militer.
Untuk menjaga kerahasiaan misi, AS juga menjalankan strategi pengelabuan dengan menyebarkan informasi bahwa pilot telah ditemukan. Langkah ini dilakukan untuk mengalihkan perhatian pihak Iran dari lokasi sebenarnya.
Operasi penyelamatan akhirnya berhasil dilaksanakan pada Sabtu malam. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keberhasilan itu dan menyebutnya sebagai salah satu operasi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah AS.
“Kami menemukannya… ini adalah salah satu operasi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah AS,” ujar Trump, dikutip dari BBC, Senin, 6 April 2026.
Pilot yang berhasil diselamatkan dilaporkan mengalami luka akibat proses pelontaran, namun dipastikan akan pulih. Ia juga disebut sebagai seorang kolonel yang dihormati di militer AS.
Meski operasi berakhir sukses, media Iran melaporkan adanya korban jiwa di pihak mereka selama proses pencarian dan penyelamatan tersebut.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
