Arsenal kembali menjadi sorotan di Premier League 2026 karena gaya bermain

09 Mar 2026 • 23:59 iMedia

MediaHub – Arsenal kembali menjadi sorotan di Premier League 2026 karena gaya bermain mereka dianggap terlalu pragmatis. Tim asuhan Mikel Arteta dinilai terlalu mengandalkan set-piece, sementara skema open-play jarang menghasilkan gol.
Kritik paling tajam menyebut Arsenal bisa menjadi salah satu juara Premier League terburuk musim ini. Namun, Wayne Rooney, legenda sepak bola Inggris, menilai komentar itu terlalu berlebihan dan tidak adil bagi The Gunners.
Rooney membandingkan dengan Manchester United, yang terakhir kali meraih gelar liga pada 2013, saat mereka juga tidak bermain indah. Tapi kini, orang tidak lagi membahas soal gaya permainan United.
“Judul liga terakhir yang kami menangkan, kami tidak sebagus itu sebagai tim. Tapi tidak ada yang membahasnya sekarang,” ujar Rooney kepada BBC.
Rooney menegaskan bahwa Arsenal tetap tim favorit juara Premier League, meski gaya bermainnya dianggap pragmatis. Ia menambahkan bahwa komentar ini objektif, bukan karena mendukung Arsenal.
Selain itu, Rooney menyoroti persaingan gelar Premier League 2026 yang masih terbuka. Manchester City masih memiliki peluang meski tertinggal tujuh poin dari Arsenal dengan satu pertandingan cadangan.
“Premier League masih bisa direbut oleh Man City. Persaingan untuk gelar masih sangat ketat,” tambah Rooney.
Dengan dukungan Rooney, Arsenal tetap berpeluang mempertahankan posisi puncak, meski menghadapi kritik dari pengamat sepak bola tentang gaya bermain mereka.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya