MUI Tegaskan Pembebasan Sembilan WNI Tidak Terkait Board of Peace

22 May 2026 • 13:59 iMedia

MEDIAHUB.ID – Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan bahwa pembebasan sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla dari tangan Israel tidak ada kaitannya dengan keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).

Ia menyebut narasi yang menghubungkan pembebasan para relawan dengan BoP tidak sesuai fakta dan berpotensi mengaburkan peran berbagai pihak yang selama ini mengupayakan pembebasan mereka.

Dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2026, Sudarnoto mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah melalui jalur diplomasi, serta dukungan masyarakat dan sejumlah elemen yang konsisten mengawal perjuangan kemanusiaan untuk Palestina.

“Saya ingin tegaskan bahwa pembebasan ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan BOP. Pembebasan ini adalah upaya bersama pemerintah melalui jalur diplomasinya dan masyarakat yang dilakukan berbagai organisasi seperti MUI, lembaga-lembaga filantropi dan bela Palestina, aktor media dan sebagainya. Peran para tokoh bangsa dan ulama juga penting dengan caranya masing-masing,” ujarnya.

Sudarnoto menilai pembebasan para relawan Global Sumud Flotilla menjadi pelajaran bahwa perjuangan yang dilakukan secara kolektif dan sungguh-sungguh dapat menghasilkan capaian nyata. Ia pun menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan untuk memperkuat dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Menurut dia, kebersamaan dan kesungguhan menjadi kunci untuk mendorong lahirnya sanksi internasional terhadap Israel.

“Kunci untuk membebaskan Palestina dan menyeret agar Israel diberikan sanksi internasional, adalah kebersamaan dan kesungguhan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sudarnoto juga mengecam keras tindakan Israel yang mencegat dan menahan para relawan kemanusiaan. Ia menilai tindakan itu melanggar hukum internasional dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan, terlebih karena para aktivis tersebut membawa misi kemanusiaan.

Ia juga menyebut perlakuan kasar terhadap para relawan sebagai tindakan yang tidak manusiawi.

“IDF juga memperlakukan para pejuang kemanusiaan ini dengan sangat kasar, tidak manusiawi. Layak mereka ini dikutuk oleh semua orang,” pungkasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya