Sebelum Viral, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak Sebagian Warga Surabaya

28 Apr 2026 • 22:32 iMedia

MEDIAHUB.ID – Penolakan terhadap taksi hijau yang kini ramai dibicarakan ternyata bukan hal baru di Surabaya. Sejumlah warga disebut sudah lebih dulu menyuarakan keberatan sejak 2025, terutama setelah muncul pernyataan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menyebut layanan itu sebagai bagian dari transportasi massal.

Perbincangan itu kembali mencuat di media sosial setelah akun X @muharafiansyah pada Selasa, 28 April 2026, membagikan jejak digital pernyataan Eri Cahyadi terkait investasi di sektor transportasi massal. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut warga Surabaya sudah lebih dulu kecewa karena kebijakan pemerintah kota dinilai tidak konsisten dalam mendukung transportasi umum.

“Kalian marah sama green sm? Warga Surabaya udah marah duluan dari 2025 gara-gara Eri Cahyadi nyebut taksi ini sebagai ‘transportasi massal’ setelah menolak Trans Jatim masuk Kota Surabaya,” tulis akun itu.

Dalam jejak digital yang dibagikan, Eri Cahyadi sebelumnya menyatakan akan mendukung investor yang ingin menanamkan modal di sektor transportasi massal di Surabaya. Pernyataan itu disampaikan pada Juli 2025.

Namun, di sisi lain, Eri Cahyadi juga disebut menolak rencana Trans Jatim untuk masuk ke Kota Surabaya, khususnya menuju Terminal Joyoboyo di Koridor VII. Kondisi ini memicu kritik dari sebagian warga yang menilai pemerintah kota justru lebih membuka ruang bagi taksi listrik dibanding memperluas layanan transportasi umum yang lebih terjangkau.

Di media sosial, perdebatan mengenai istilah transportasi massal pun ikut mencuat. Sejumlah warganet mempertanyakan apakah taksi listrik benar-benar layak disebut sebagai angkutan massal, mengingat layanan tersebut bersifat terbatas dan berbeda dari bus atau moda transportasi umum berkapasitas besar.

Isu ini semakin ramai setelah muncul reaksi publik atas pernyataan pihak Green SM usai kecelakaan KRL yang dinilai tidak menunjukkan empati. Peristiwa itu turut memicu ajakan boikot dan membuat penolakan terhadap kehadiran layanan taksi hijau kembali menguat di Surabaya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya