Iran Akui Kapalnya Dicegat AS, Ancam Serangan Balasan

28 Apr 2026 • 21:59 iMedia

MEDIAHUB.ID – Iran mengakui salah satu kapalnya dicegat oleh militer Amerika Serikat di Laut Arab dan menyebut tindakan itu sebagai pembajakan maritim.

Menurut kantor berita Fars, Markas Pusat Khatam al-Anbiya menuduh pasukan AS melanggar gencatan senjata dengan terlebih dahulu melumpuhkan sistem navigasi kapal sebelum melakukan penyergapan.

Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, juga mengatakan pasukan AS lebih dulu melakukan tindakan agresif di laut dan menembakkan senjata sebelum menyergap kapal tersebut.

"Amerika Serikat yang agresif, dengan melanggar gencatan senjata dan terlibat dalam pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah melumpuhkan sistem navigasinya," kata Zolfaghari.

Ia menegaskan Iran akan segera memberikan respons atas insiden itu.

"Kami memperingatkan bahwa pasukan militer Iran akan segera menanggapi dan membalas tindakan pembajakan bersenjata oleh militer AS ini," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan militer AS berhasil mencegat kapal kargo berbendera Iran bernama TOUSKA yang disebut berupaya melewati blokade laut.

"Hari ini, sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama TOUSKA… mencoba melewati blokade angkatan laut kami, dan itu tidak berjalan baik bagi mereka," tulis Trump.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya