Rudal Iran Tembus Pertahanan Israel, Gedung 7 Lantai di Haifa Hancur

06 Apr 2026 • 06:32 iMedia

MEDIAHUB.ID – Serangan rudal Iran pada Minggu berhasil menembus sistem pertahanan berlapis Israel, termasuk Iron Dome, dan menghantam sebuah gedung tujuh lantai di Haifa. Akibat serangan langsung itu, tiga orang dilaporkan hilang di bawah reruntuhan bangunan.

Petugas pemadam kebakaran Israel masih melakukan pencarian terhadap tiga orang yang belum ditemukan. Militer dan layanan penyelamatan Israel menyebut serangan tersebut merusak sebagian besar struktur gedung dan menyebabkan empat orang terluka.

Serangan itu terjadi beberapa menit setelah militer Israel mengumumkan telah mendeteksi gelombang baru rudal yang ditembakkan dari Iran sekitar pukul 15.00 GMT. Pihak militer kemudian mengonfirmasi bahwa gedung itu terkena dampak langsung rudal dari Iran.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom, mengatakan empat orang mengalami luka akibat serangan tersebut. Salah satunya pria berusia 82 tahun yang disebut dalam kondisi serius, meski kemudian rumah sakit menyatakan kondisinya stabil. Tiga korban lainnya mengalami luka akibat serpihan dan ledakan, termasuk seorang bayi berusia 10 bulan yang mengalami cedera kepala.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel menyampaikan bahwa petugas masih mencari tiga orang hilang di lokasi gedung yang sebagian runtuh. Rekaman AFP memperlihatkan tim penyelamat menggunakan senter untuk menyisir puing-puing dan blok beton yang berserakan.

Puluhan personel keamanan dan penyelamat dikerahkan ke lokasi. Rekaman yang dirilis Magen David Adom menunjukkan asap mengepul dari reruntuhan bangunan di kawasan padat penduduk, sementara tandu telah disiapkan di jalan untuk mengevakuasi korban.

Paramedis MDA, Shevach Rothenshtrych, mengatakan sejumlah warga melaporkan adanya korban yang terjebak di bawah reruntuhan di lantai bawah. Pria berusia 82 tahun itu akhirnya berhasil diselamatkan setelah petugas memindahkan potongan beton berukuran besar.

Rekannya, Tal Shustak, mengatakan tim darurat dikerahkan dalam jumlah besar setelah menerima panggilan, dan mendapati kerusakan luas berupa pecahan kaca, asap, serta beton yang berserakan di area kejadian.

Pada hari yang sama, militer Israel menyebut mendeteksi lima gelombang rudal yang ditembakkan dari Iran dan mengklaim sistem pertahanan telah beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut. Iran diketahui terus melancarkan serangan rudal ke Israel sejak 28 Februari sebagai balasan atas serangan gabungan AS-Israel yang menyasar sejumlah fasilitas di Iran.

Sejak konflik memanas, serangan udara Israel dan AS juga dilaporkan menghantam beberapa lokasi produksi rudal Iran serta fasilitas nuklir di negara itu.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya