Pembukaan Kembali Tol Cawang – Tomang – Pluit Masih Belum Dapat Dipastikan

30 Aug 2025 • 09:11 Redaksi

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), Rivan Achmad Purwantono, belum memberikan kepastian mengenai kapan ruas Tol Cawang – Tomang – Pluit akan kembali dibuka. Saat ini, ruas tol tersebut masih dalam tahap pemeliharaan setelah mengalami kerusakan akibat aksi unjuk rasa di sekitar kompleks DPR/MPR RI pada Jumat (29/8/2025).

Dalam pernyataan tertulis pada Sabtu (30/8/2025), Rivan menyatakan bahwa tim operasional Jasa Marga bekerja sama dengan aparat keamanan untuk melakukan perbaikan awal dan pemulihan layanan. Meski demikian, belum ada kepastian kapan proses pemeliharaan ini akan selesai. Prioritas utama Jasa Marga adalah memastikan jalan tol aman dilintasi dan memulihkan fungsi gerbang serta fasilitas pendukung secepat mungkin.

Untuk itu, Jasa Marga telah menurunkan tim pemeliharaan di lapangan guna melakukan penyisiran, pembersihan sisa pembakaran, serta penilaian kondisi struktur gerbang dan infrastruktur jalan tol. Rivan menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjamin keamanan lokasi dan menentukan waktu yang tepat untuk pembukaan kembali ruas tol tersebut. Semua tindakan perbaikan dilakukan sesuai dengan standar keselamatan operasi jalan tol dan prosedur teknis yang berlaku.

Kronologi Insiden

Sebelumnya, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan kronologi insiden pembakaran tujuh gerbang tol milik Jasa Marga dalam aksi demonstrasi tersebut. Berdasarkan diskresi Kepolisian, pengalihan lalu lintas telah dilakukan sejak pukul 17.13 WIB untuk menjauhi Ruas Tol Dalam Kota. Namun, pada pukul 21.15 WIB, massa mulai memasuki dan membakar Gerbang Tol Pejompongan, dan hingga pukul 22.00 WIB, massa masih berada di area jalan tol, menyebabkan kerusakan pada banyak fasilitas pelayanan jalan tol.

Akibat insiden ini, tujuh gerbang tol mengalami pembakaran, yaitu GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, dan GT Kuningan 1. Selain itu, lebih dari 20 unit Water Barrier, rubber cone, Median Concrete Barrier (MCB), CCTV, dan sarana pendukung jalan tol lainnya juga dirusak.

Image Source: Bisnis.com

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya