Kebebasan Berpendapat Jangan Dijadikan Alat Perpecahan Bangsa

19 Apr 2026 • 18:15 iMedia

MEDIAHUB.ID – Ketua Umum Relawan For Prabowo-Gibran, Nasarudin, menanggapi dinamika kebangsaan terkini dengan menyampaikan keprihatinan atas cara penyampaian aspirasi yang dinilainya telah melampaui batas etika, norma, dan nilai-nilai kebangsaan.

Ia menegaskan, kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun, hak tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk menyebarkan ujaran kebencian, fitnah, maupun pernyataan yang berpotensi memicu kekerasan.

“Kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun demikian, kebebasan tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran untuk menyebarkan ujaran kebencian, fitnah, apalagi pernyataan yang berpotensi memicu kekerasan, seperti seruan ‘halal darah’ terhadap Joko Widodo,” ujar Nasarudin dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 19 April 2026.

Menurut dia, pernyataan semacam itu bertentangan dengan hukum, nilai kemanusiaan, dan semangat persatuan bangsa.

Nasarudin juga menyesalkan narasi yang menyebut Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai “presiden gadungan”. Ia menilai pernyataan tersebut tidak hanya mencederai proses demokrasi yang sah, tetapi juga berpotensi memecah belah masyarakat di tengah situasi global yang penuh tantangan.

Terkait tuduhan mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Nasarudin menegaskan bahwa Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memberikan klarifikasi resmi. Karena itu, upaya menggiring opini yang bertentangan dengan fakta resmi disebutnya sebagai bentuk disinformasi yang tidak dapat dibenarkan.

“Saat ini, yang dibutuhkan bangsa Indonesia bukanlah provokasi atau politik adu domba, melainkan kolaborasi, solidaritas, dan kontribusi nyata dalam menghadapi krisis global,” tambahnya.

Nasarudin menyatakan keyakinannya bahwa bangsa Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan dengan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama.

“Dengan semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama, Indonesia akan mampu melewati berbagai tantangan dan tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat,” pungkasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya