Kemenkop Libatkan Mahasiswa untuk Perkuat Koperasi Desa dan Hilirisasi Kelapa
MEDIAHUB.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus mendorong penguatan Halmahera Utara sebagai sentra produksi kelapa nasional melalui agenda bertajuk Membangun Ekosistem Usaha dan Perluasan Pasar Koperasi yang digelar di Tobelo.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, membuka langsung kegiatan yang mempertemukan pemangku kebijakan dan pelaku koperasi di daerah tersebut.
Pemerintah daerah disebut telah menyiapkan peta jalan hilirisasi jangka panjang serta rencana perluasan ekspor agar komoditas kelapa memberi dampak ekonomi lebih besar bagi masyarakat setempat.
Destry menilai pengawalan program hilirisasi penting agar manfaatnya tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi benar-benar dirasakan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan anggota koperasi dan warga di sekitar sentra produksi.
Ia juga menyoroti persoalan lingkungan yang masih muncul dalam pengolahan kelapa, termasuk kebiasaan membakar sabut kelapa yang dapat memicu polusi udara.
Selain penguatan sektor usaha, Kemenkop juga meluncurkan kolaborasi strategis bersama akademisi melalui kegiatan Generasi Muda Penggerak Koperasi Masa Depan. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hein Namotemo (UNHENA) di Tobelo.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui keterlibatan generasi muda dalam meningkatkan literasi koperasi di tingkat akar rumput.
Sebanyak 150 mahasiswa UNHENA akan diterjunkan ke berbagai desa di Kabupaten Halmahera Utara selama dua bulan ke depan. Mereka dibagi ke dalam 15 kelompok kerja yang masing-masing mendampingi program KKN di 15 KDKMP di wilayah tersebut.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas mahasiswa agar mampu mendorong literasi koperasi di tengah masyarakat. Kami ingin menciptakan sinergi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat desa,” ujar Destry.
Melalui pendampingan itu, mahasiswa diharapkan dapat membantu warga memahami manfaat berkoperasi sekaligus mendampingi koperasi dalam mengidentifikasi potensi lokal yang bisa dikembangkan menjadi unit usaha baru yang produktif dan berkelanjutan.
Kemenkop berharap keterlibatan mahasiswa dapat menjadi katalis bagi pengembangan koperasi desa serta mendorong lahirnya generasi muda yang percaya diri dan memiliki jiwa kewirausahaan. Dengan begitu, mereka tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.
Destry menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Kemenkop agar koperasi tetap relevan bagi generasi muda, sekaligus mendukung transformasi digital dan manajerial untuk memperkuat ekonomi desa yang berkelanjutan.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
