Bagas/Putra Tersingkir di Babak Pertama Thailand Open 2026, Akui Banyak Pelajaran Berharga
MEDIAHUB.ID – Pasangan ganda putra Indonesia, Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah, harus terhenti pada babak pertama Thailand Open 2026. Mereka kalah dari unggulan teratas asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dalam pertandingan tiga gim yang berlangsung sengit.
Bagas/Putra sempat memberikan perlawanan ketat dan memaksa laga berlanjut hingga gim penentuan. Namun, mereka kehilangan momentum pada awal gim ketiga sehingga lawan tampil lebih dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan.
“Pertama, kami tetap mengucap syukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Tadi di gim pertama sudah mengusahakan agar mainnya enak dahulu karena ini debut kami. Sebenarnya sudah cukup baik, tetapi mereka membalikkan keadaan. Servis flick Shetty sangat menyulitkan, sangat berbahaya,” kata Bagas, dikutip dari keterangan tertulis PBSI.
Pada gim pertama, pasangan Indonesia tampil cukup solid sebelum kehilangan momentum di poin-poin akhir. Situasi berbalik pada gim kedua ketika Bagas/Putra bermain lebih tenang dan berhasil merebut gim tersebut dengan skor 23-21 untuk menyamakan kedudukan.
Namun pada gim ketiga, mereka tertinggal sejak awal. Rankireddy/Shetty tampil lebih dominan dan menjaga keunggulan hingga menutup laga dengan skor 21-10.
Bagas menilai awal yang kurang baik di gim penentuan menjadi faktor utama yang membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan. Ia juga menyebut hasil ini menjadi catatan penting bagi pasangan baru tersebut.
“Di gim kedua kami coba lagi, sudah lebih tahu caranya dan berhasil mengambil, tapi sayang di gim ketiga kami kecolongan start. Kami kalah start jadi susah untuk membalikkan keadaan. Sebagai pasangan baru, kami harus terus membenahi diri. Bagaimana saya dan Putra untuk bisa terus lebih baik. Kami saling dukung, saling menguatkan. Ini jadi pelajaran juga buat Putra main di level yang lebih tinggi, bisa merasakan seperti apa,” ujar Bagas.
Sementara itu, Putra mengaku banyak mendapat pengalaman berharga dari debutnya di turnamen level atas tersebut. Ia menilai masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama fokus dan konsistensi permainan.
“Memang berbeda main di level ini, banyak pelajaran dan pengalaman hari ini. Mas Bagas juga selalu mengingatkan bagaimana suasana dan feel-nya. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus ditingkatkan, dari fokus dan tenaganya juga,” kata Putra.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
