Analis Ungkap Tiga Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto

18 Apr 2026 • 09:25 iMedia

MEDIAHUB.ID – Analis komunikasi politik Hendri Satrio menegaskan bahwa reshuffle kabinet sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, publik wajar menaruh perhatian terhadap kemungkinan perombakan kabinet, namun keputusan akhir tetap berada di tangan kepala negara.

“Dalam pemerintahan, presiden paham dan punya kewenangan penuh untuk menentukan siapa yang masuk dan keluar kabinet, meski begitu wajar juga rakyat ingin tahu reshuffle kabinet akan dilakukan,” ujar Hendri kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 18 April 2026.

Hendri menyebut setidaknya ada tiga faktor utama yang biasanya menjadi pertimbangan presiden dalam merombak kabinet. Pertama, faktor subjektivitas yang berkaitan dengan kecocokan atau hubungan personal. Kedua, faktor objektivitas yang merujuk pada capaian kinerja para menteri. Ketiga, faktor politis yang menyangkut upaya menjaga soliditas internal pemerintahan agar tidak terganggu.

Ia juga menekankan pentingnya meritokrasi dalam pemerintahan agar birokrasi dapat berjalan secara profesional. Menurut dia, pejabat harus menyadari kapasitas dan bidang yang dikuasai sebelum menerima suatu jabatan.

“Buat pejabat, ini penting. Kalau memang tidak bisa di bidang itu, jangan diterima kerjaan itu, jadilah pejabat yang meritokrasi,” katanya.

Hendri menilai masih ada pejabat di Indonesia yang belum memahami pentingnya penempatan jabatan sesuai kemampuan. Ia mencontohkan bahwa posisi strategis seharusnya diisi oleh orang yang benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya.

“Semisal contoh, kalau tidak bisa jadi menteri pendidikan ya jangan diambil jabatannya, atau kalau tidak bisa jadi menteri kehutanan, jangan diambil. Yang susah itu rakyat,” ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu berharap setiap pihak dapat memahami peran masing-masing agar hasil kerja pemerintahan bisa terlihat jelas dan sejalan dengan tujuan bersama.

“Setiap orang punya perannya sendiri-sendiri, saya juga punya peran sendiri, jadi harus hormati peran itu,” katanya.

Soal siapa saja yang berpotensi terkena reshuffle, Hendri menegaskan dirinya tidak berada di posisi Presiden Prabowo sehingga tidak mengetahui waktu maupun nama-nama yang akan diganti.

“Nama saya Hendri Satrio, bukan Prabowo Subianto. Yang tahu kapan dan siapa saja yang akan di-reshuffle ya hanya Pak Prabowo sebagai seorang presiden,” pungkasnya.

Isu reshuffle kabinet kembali mengemuka setelah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberi respons singkat saat ditanya mengenai kemungkinan perombakan kabinet dalam waktu dekat. Ia tidak membantah isu tersebut, namun meminta publik menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo.

“Tunggu aja. Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” kata Teddy di Istana Merdeka, Selasa, 7 April 2026.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya