Momen Hari Kartini, PLN Salurkan Alat Deteksi Dini Risiko Kehamilan ke Garut

23 Apr 2026 • 01:25 iMedia

MEDIAHUB.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan alat deteksi dini preeklamsia berbasis Internet of Medical Things (IoMT) dan Artificial Intelligence (AI) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat layanan kesehatan ibu hamil di daerah dengan keterbatasan akses serta mendukung upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menyampaikan pemerintah menargetkan penurunan AKI secara agresif hingga 40 per 100.000 kelahiran hidup dalam lima tahun ke depan, dari posisi saat ini sekitar 140 per 100.000 kelahiran hidup.

Menurut Budi, salah satu penyebab utama kematian ibu adalah preeklamsia dan eklamsia yang menyumbang sekitar 25 persen dari total kasus.

“Kita tidak hanya menargetkan penurunan, tetapi penurunan yang agresif. Dari 140, dalam lima tahun ke depan kita harus bisa mencapai 40,” ujar Budi dalam Sosialisasi dan Deteksi Dini Preeklamsia di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (21/4).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut program ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program sosial yang berdampak langsung dan berkelanjutan.

“Kami hadir di tengah masyarakat, salah satunya dengan mendorong peningkatan kualitas hidup, khususnya bagi ibu hamil, melalui akses terhadap layanan kesehatan yang lebih merata dan berbasis teknologi,” kata Darmawan.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Electricity Services sekaligus Wakil Ketua Umum Srikandi PLN Susiana Mutia mengatakan program tersebut juga sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, yakni menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera.

Ia menambahkan, momentum Hari Kartini menjadi pengingat atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mendorong kesetaraan perempuan. Kisah hidup Kartini yang wafat setelah melahirkan karena diduga mengalami preeklamsia juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan perempuan selama masa kehamilan.

“Kami mendorong lahirnya generasi penerus bangsa yang sehat melalui dukungan bagi perempuan, khususnya ibu hamil,” ujar Susiana.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya