Serangan Israel Meluas ke Beirut, Sedikitnya 14 Orang Tewas di Lebanon

06 Apr 2026 • 06:31 iMedia

MEDIAHUB.ID – Sedikitnya 14 orang tewas akibat serangan Israel di sejumlah wilayah Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, pada Minggu, 5 April 2026.

Mengutip laporan Al Jazeera, di pinggiran selatan Beirut sedikitnya empat orang dilaporkan tewas. Sementara itu, 10 korban lainnya, termasuk satu keluarga yang terdiri dari enam orang, tewas dalam serangan di wilayah Lebanon selatan.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut sedikitnya 39 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan di kawasan Jnah, Beirut. Lokasi serangan dilaporkan hanya berjarak sekitar 100 meter dari Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri, rumah sakit publik terbesar di negara tersebut.

Pada hari yang sama, Hizbullah mengklaim telah menembakkan rudal jelajah ke kapal perang Israel yang berada sekitar 126 kilometer dari pantai Lebanon. Namun, klaim itu belum mendapat konfirmasi dari militer Israel.

Militer Israel menyatakan telah mulai menyerang infrastruktur Hizbullah di pinggiran selatan Beirut, meski tidak memaparkan bukti rinci atas pernyataan tersebut.

Sehari sebelumnya, Israel juga mengancam akan menyerang perbatasan Masnaa, jalur vital yang menghubungkan Lebanon dan Suriah. Ancaman itu membuat pos perbatasan dievakuasi dan aktivitas di lokasi nyaris terhenti.

Dari pihak Suriah, otoritas perbatasan menegaskan jalur tersebut sepenuhnya digunakan untuk kepentingan sipil dan bukan untuk aktivitas militer. Meski demikian, lalu lintas di perbatasan dihentikan sementara karena alasan keamanan.

Di kota Kfar Hatta, Lebanon selatan, tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangan terbaru, termasuk seorang anak perempuan berusia empat tahun dan seorang tentara Lebanon. Serangan itu terjadi setelah militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi paksa bagi warga di wilayah tersebut.

Serangan udara lainnya di Lebanon selatan juga menewaskan sedikitnya tiga orang pada Minggu pagi.

Di tengah eskalasi konflik, Presiden Lebanon Joseph Aoun kembali menyerukan upaya diplomasi untuk menghentikan kerusakan yang semakin meluas. Dalam pidato yang disiarkan televisi, ia mempertanyakan mengapa negosiasi tidak ditempuh demi menyelamatkan rumah-rumah yang belum hancur.

Sejak 2 Maret 2026, serangan Israel di Lebanon dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.400 orang, termasuk 126 anak-anak, serta memaksa lebih dari 1,2 juta orang mengungsi.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya