BNI Dukung Penguatan Tata Kelola Pemulihan Aset Lewat BPA Fair 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung penguatan tata kelola pemulihan aset negara melalui partisipasinya dalam BPA Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia.
Keterlibatan BNI dalam kegiatan yang digelar di Kantor Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, pada 18-21 Mei 2026 itu diwujudkan melalui penyediaan layanan transaksi digital dan edukasi keuangan. Langkah ini ditujukan untuk mendukung proses pemulihan aset yang lebih transparan dan akuntabel.
Dalam ajang tersebut, sebanyak 308 aset dalam 245 lot dilelang kepada masyarakat dengan target 75 persen aset terjual. Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus mendukung kepastian hukum dan rasa keadilan.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, partisipasi perseroan merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem layanan publik berbasis digital dan tata kelola aset negara yang lebih efektif.
“BNI mendukung sinergi lintas institusi dalam menciptakan proses pemulihan aset yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi,” kata Okki dalam keterangan tertulis, Jumat 22 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, BNI menghadirkan sistem pembayaran non-tunai terintegrasi melalui kartu debit, kartu kredit, hingga QRIS wondr by BNI untuk mendukung transaksi pembelian aset lelang maupun aktivitas pengunjung selama acara berlangsung.
Selain itu, BNI juga berpartisipasi dalam sesi talkshow dan edukasi publik mengenai layanan perbankan yang mempermudah proses transaksi pembelian aset lelang sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Perseroan turut menghadirkan booth layanan perbankan yang melayani pembukaan rekening baru, pengajuan kartu kredit, serta berbagai aktivitas interaktif guna mendukung kenyamanan pengunjung selama kegiatan.
BNI menilai dukungan terhadap kegiatan pemulihan aset nasional dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum dan tata kelola aset negara yang akuntabel. Kolaborasi antara sektor perbankan dan institusi pemerintah juga dinilai semakin penting di tengah percepatan transformasi digital dan penguatan layanan publik nasional.
Melalui partisipasi dalam BPA Fair 2026, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan keuangan digital yang relevan, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus mendukung penguatan ekosistem layanan publik yang transparan dan terintegrasi.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
