Peringati May Day 2026, Segara Komitmen Sukseskan Asta Cita Prabowo

28 Apr 2026 • 22:42 iMedia

MEDIAHUB.ID – Serikat Gerakan Rakyat (Segara) menegaskan komitmennya untuk mengawal peringatan May Day 2026 sekaligus mendukung Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum Segara, Rustam Efendi, mengatakan buruh merupakan pilar utama penggerak roda ekonomi sehingga berhak memperoleh keadilan dan kepastian hidup. Menurut dia, tanpa buruh yang kuat, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi slogan.

“Sebagai pilar utama penggerak roda ekonomi, buruh berhak atas keadilan dan kepastian hidup. Tanpa buruh yang kuat, cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi slogan,” kata Rustam dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 28 April 2026.

Segara menyampaikan empat tuntutan utama dalam peringatan May Day 2026. Pertama, mendorong upah layak berkeadilan dan penataan sistem alih daya. Rustam menilai pemerintah perlu menetapkan formula upah nasional yang benar-benar mencerminkan kebutuhan hidup layak.

“Segara mendesak pemerintah menetapkan formula upah nasional yang merefleksikan kebutuhan hidup layak riil. Praktik outsourcing yang melanggar norma hukum harus ditertibkan total,” tegasnya.

Tuntutan kedua adalah jaminan sosial semesta tanpa kecuali. Segara meminta seluruh pekerja, termasuk buruh informal, pekerja migran, dan pekerja platform digital, masuk dalam sistem jaminan kesehatan, ketenagakerjaan, dan pensiun yang kuat.

Adapun tuntutan ketiga berkaitan dengan revolusi keterampilan untuk menghadapi disrupsi teknologi. Segara mendorong revitalisasi Balai Latihan Kerja serta program re-skilling dan up-skilling yang terhubung dengan kebutuhan industri agar buruh tidak tertinggal oleh otomasi dan kecerdasan buatan.

“Segara menuntut revitalisasi Balai Latihan Kerja dan program re-skilling/up-skilling masif yang link and match dengan industri, agar buruh tidak tergilas otomasi dan AI,” ujarnya.

Tuntutan keempat adalah kebebasan berserikat serta penghentian kriminalisasi terhadap aktivis buruh. Rustam menegaskan aktivis buruh bukan musuh negara dan harus mendapat jaminan hukum penuh dalam menyampaikan pendapat sesuai UUD 1945.

Di sisi lain, Segara menyatakan dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya misi menciptakan lapangan kerja berkualitas dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

“Segara memandang Asta Cita, khususnya misi ke-3 ‘Menciptakan Lapangan Kerja Berkualitas’ dan misi ke-4 ‘Memperkuat Pembangunan SDM’ sebagai kompas perjuangan buruh Indonesia hari ini,” jelasnya.

Rustam juga menyatakan dukungan atas target pemerintah menciptakan 19 juta lapangan kerja berkualitas melalui hilirisasi, industrialisasi, dan penguatan ekonomi kerakyatan.

“Kita juga mendukung pemerintah dalam memberantas kemiskinan struktural dengan memastikan setiap keringat buruh dibayar upah yang memanusiakan, serta mewujudkan hubungan industrial Pancasila melalui dialog tripartit yang setara, adil, dan solutif antara buruh, pengusaha, dan pemerintah,” kata dia.

Ia menegaskan Segara akan berada di garis depan untuk mengawal Asta Cita Presiden Prabowo. Segara, lanjut Rustam, siap menjadi mitra kritis dan konstruktif pemerintah agar kesejahteraan buruh benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kesejahteraan buruh tidak boleh berhenti di atas kertas, tapi harus dirasakan di dapur keluarga buruh,” tandasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya