5 Cara Menurunkan Indeks Glikemik Nasi agar Lebih Sehat

14 Apr 2026 • 02:17 iMedia

MEDIAHUB.ID – Nasi putih masih menjadi makanan pokok yang sulit dipisahkan dari keseharian masyarakat Indonesia. Namun, di balik rasanya yang lezat dan mengenyangkan, nasi putih memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi sehingga dapat memicu lonjakan gula darah lebih cepat.

Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama bagi penderita diabetes atau orang yang berisiko mengalami gangguan metabolik. Meski demikian, bukan berarti nasi putih harus dihindari sepenuhnya. Ada sejumlah cara sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan dampaknya terhadap gula darah.

Salah satu langkah yang bisa diterapkan adalah merendam beras sebelum dimasak. Proses ini dapat membantu memecah sebagian pati dalam beras sehingga karbohidrat kompleks lebih mudah diproses tubuh dan indeks glikemik nasi menjadi lebih rendah.

Selain itu, nasi yang sudah didinginkan cenderung memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan nasi yang baru matang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa nasi yang disimpan dalam kulkas selama beberapa jam hingga 24 jam lalu dipanaskan kembali dapat membentuk pati resisten, yaitu jenis pati yang lebih sulit dicerna tubuh.

Cara lain yang tak kalah penting adalah memperhatikan lauk pendamping nasi. Mengonsumsi nasi bersama sumber protein dan serat seperti ayam, ikan, tahu, tempe, atau sayuran dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Kombinasi ini membantu menjaga kadar gula darah tetap lebih stabil setelah makan.

Menambahkan sedikit minyak kelapa saat memasak nasi juga disebut dapat membantu. Minyak kelapa dapat mengubah struktur pati dalam nasi sehingga proses pencernaan berjalan lebih lambat. Cara ini bisa dilakukan dengan menambahkan sekitar satu sendok teh minyak kelapa untuk setiap 100 gram beras, lalu menyimpan nasi yang sudah matang di dalam kulkas sebelum dikonsumsi.

Selain itu, nasi juga bisa dikombinasikan dengan kacang-kacangan seperti lentil, kacang merah, atau kacang arab. Bahan makanan ini kaya serat dan protein yang berperan dalam memperlambat pencernaan karbohidrat, sekaligus baik untuk kesehatan jantung dan pencernaan.

Dengan menerapkan beberapa langkah tersebut, nasi putih tetap bisa dinikmati tanpa memberikan dampak yang terlalu besar terhadap gula darah. Kuncinya bukan menghilangkan nasi sepenuhnya, melainkan mengatur cara pengolahan dan penyajiannya agar lebih sehat.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya