PLN Perkuat Kontribusi Perempuan Lewat Srikandi Movement
MEDIAHUB.ID – PT PLN (Persero) terus berkomitmen mendorong kontribusi perempuan dalam menghadirkan dampak sosial berkelanjutan, sekaligus menjadi penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui Program Srikandi Movement, sejalan dengan semangat Hari Kartini.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini telah menjangkau lebih dari 40 ribu penerima manfaat di lebih dari 140 lokasi di berbagai wilayah sepanjang 2025.
Srikandi Movement merupakan inisiatif Srikandi PLN yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui pemberdayaan masyarakat. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan peran Srikandi PLN kini tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional dan penyediaan energi listrik, tetapi juga mendorong penciptaan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan.
“Melalui Srikandi Movement, PLN ingin memastikan bahwa kehadiran kami memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis, Selasa 21 April 2026.
Ketua Harian Srikandi PLN, Kamia Handayani, menyampaikan secara keseluruhan Srikandi Movement telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat melalui berbagai inisiatif lintas sektor. Capaian tersebut tercermin dari Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,5 serta nilai Social Return on Investment (SROI) yang positif sebagai indikator manfaat yang dirasakan masyarakat.
Lebih lanjut, Kamia menjelaskan bahwa Women Support Women menjadi salah satu program unggulan Srikandi Movement dengan capaian implementasi yang positif. Program ini telah menjangkau 1.296 penerima manfaat dan melibatkan 36 kelompok, dengan nilai SROI mencapai 5,79 pada 2025.
“Melalui Women Support Women, kami mendorong perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi, tidak hanya dengan memberikan akses dan peluang, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan, pendampingan, serta jejaring yang dapat memperkuat keberlanjutan usaha mereka,” jelas Kamia.
Selain itu, Srikandi Movement juga memiliki sejumlah program unggulan lain yang saling melengkapi. Program Srikandi Goes to School/Campus berfokus pada peningkatan literasi dan wawasan melalui kegiatan berbagi ilmu di luar kurikulum formal. Program ini telah menjangkau 5.102 orang serta 240 tenaga pendidik di 60 lokasi.
Srikandi Sahabat Anak hadir untuk memperkuat pemenuhan hak dan kesejahteraan anak melalui edukasi, pendampingan, serta bantuan kebutuhan dasar. Program tersebut telah menjangkau 16.591 anak, 301 guru dan pendamping di 83 sekolah dan lembaga, serta mencatat nilai SROI sebesar 2,59.
Di bidang kesehatan, Srikandi Care berkontribusi dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui edukasi gizi, layanan kesehatan, serta upaya penurunan stunting. Program ini menjangkau 7.309 ibu dan 3.249 anak dengan nilai SROI sebesar 2,68.
Sementara di sisi internal PLN, Inspiring Srikandi dihadirkan sebagai wadah pengembangan kapasitas perempuan melalui pelatihan nonkedinasan, seperti peningkatan keterampilan dan kompetensi diri. Program ini telah diikuti lebih dari 8.400 peserta.
“Seluruh program ini kami jalankan untuk memberikan dampak berkelanjutan. Kami percaya bahwa ketika perempuan diberdayakan, keluarga dan masyarakat juga akan ikut tumbuh dan memberikan manfaat yang semakin luas,” kata Kamia.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
