JK Klarifikasi Soal Ijazah Jokowi, Pengamat Nilai Masih Ada Hal yang Ditahan

19 Apr 2026 • 18:15 iMedia

MEDIAHUB.ID – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) terlihat emosional saat memberikan klarifikasi di kediamannya pada Sabtu, 18 April 2026, terkait namanya yang ikut terseret dalam polemik ijazah Joko Widodo alias Jokowi.

JK menegaskan bahwa pernyataannya kepada Jokowi soal ijazah merupakan nasihat, bukan bentuk perlawanan. Ia juga menyebut dirinya berada pada posisi netral dalam persoalan tersebut.

Menanggapi klarifikasi itu, Direktur ABC Riset & Consulting Erizal menilai JK tampak ingin agar polemik ijazah Jokowi yang berlarut-larut segera berakhir.

“Apa susahnya kasih lihat selembar ijazah itu? JK kena. SBY kena. AHY kena. Puan Maharani kena. Megawati kena. Semuanya kena. Sudah tak logis,” kata Erizal dalam keterangannya, dikutip Minggu, 19 April 2026.

Erizal juga menyoroti pernyataan JK yang beberapa kali menyebut nama Megawati dalam klarifikasinya. Menurut dia, hal itu menunjukkan JK membuka banyak hal, tetapi masih menyimpan sebagian informasi terkait hubungan politiknya dengan Jokowi selama lima tahun.

“Semua dibongkar JK. Tapi lima tahun bersama Jokowi, itu yang tak mau dibongkar oleh JK. Agaknya JK juga masih menyimpan kartu sendiri pula,” ujar Erizal.

Sebelumnya, JK juga mengaku memiliki andil besar dalam perjalanan politik Jokowi. Ia menyebut, langkah politik Jokowi sejak menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga maju dalam pemilihan presiden 2014 berjalan mulus.

“Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu. Jokowi jadi presiden karena saya,” kata JK.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya