Ahmad Khozinudin: Trump dan Jokowi Sama-sama Bingung Akhiri Polemik

17 Apr 2026 • 23:46 iMedia

MEDIAHUB.ID – Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis, Ahmad Khozinudin, menilai Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Joko Widodo sama-sama menghadapi kebingungan saat ingin mengakhiri persoalan yang mereka hadapi, meski keduanya sebelumnya tampil bersemangat saat memulainya.

“Trump dan Jokowi hanya berbeda dalam objek kebingungan,” kata Khozinudin dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 18 April 2026.

Menurut Khozinudin, Trump kini kebingungan mengakhiri perang dengan Iran, sementara Jokowi dinilainya kebingungan menghadapi polemik dugaan ijazah palsu yang telah dilaporkan ke kepolisian pada 30 April 2025 lalu.

“Hari ini Trump tidak mampu mencapai satu pun target perang. Bahkan, menambah masalah baru,” ujar Khozinudin.

Terkait Jokowi, Khozinudin menyebut ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu berada dalam dilema. Di satu sisi, jika mencabut laporan polisi, menurutnya akan dianggap kalah. Namun, jika proses hukum tetap dilanjutkan, ia menilai ada risiko persoalan ijazah itu justru semakin terbuka di pengadilan.

“Tanpa ditunjukkan saja, keyakinan publik sudah meluas menyebut ijazah Jokowi palsu. Apalagi, diteruskan via persidangan,” kata Khozinudin.

Ia juga menilai, jika perkara itu berlanjut, bukan hanya dugaan ijazah yang akan menjadi sorotan, tetapi juga berpotensi menyeret nama Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam proses persidangan terkait asal-usul hingga keabsahan ijazah yang dipersoalkan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya