Kerjasama Senjata Indonesia dan Turki: Frigat KRI Balaputradewa
MediaHub – Dalam laporan terkini yang diterbitkan oleh Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada Selasa, 10 Maret 2026, terungkap bahwa Indonesia telah menjalin kerjasama strategis dengan Turki dalam pengadaan sistem senjata dan sensor untuk frigat Merah Putih. Laporan ini mencakup pembaruan pada basis data transfer senjata internasional untuk tahun 2025.
Berdasarkan data yang ada, Indonesia telah memesan beberapa sistem canggih dari Turki, termasuk sistem peluncuran vertikal MIDLAS, sonar FERSAH-100-N DSH, serta radar CENK dan rudal SİPER Block-1. SIPRI juga menambahkan bahwa rencana pemesanan untuk rudal ÇAKIR dan ATMACA sedang dalam proses.
Peluncuran Frigat Pertama Kelas Merah Putih
Frigat KRI Balaputradewa-322, merupakan kapal pertama dari kelas Merah Putih yang diluncurkan pada Januari 2025. Kapal ini menjadi simbol dari Program Frigat Merah Putih (FMP) dan ditujukan untuk memperkuat armada angkatan laut Indonesia. Upacara peluncuran dihadiri oleh Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, dan istrinya.
Kementerian Pertahanan Indonesia menjelaskan bahwa kapal ini bukan hanya sekadar alat tempur, tetapi juga mencerminkan kemajuan teknologi yang dimiliki oleh bangsa dalam industri pertahanan. Dengan menggunakan sumber daya manusia dari dalam negeri, KRI Balaputradewa-322 menegaskan kemampuan Indonesia dalam menghadirkan kapal perang modern serta memperkuat posisi Angkatan Laut dalam menjaga pertahanan maritim.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
