Inter Milan dan Kebingungan Chivu
MediaHub – Inter Milan hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 ketika menghadapi Atalanta di Giuseppe Meazza pada Minggu (15/3/2026). Hasil ini mengundang kekecewaan, terutama terkait keputusan wasit yang dinilai kurang tepat di babak kedua.
Namun, Fabio Capello, legenda sepak bola Italia, memberikan pandangan berbeda terkait performa tim yang dilatih oleh Cristian Chivu. Menurutnya, hasil imbang tersebut tidak sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan wasit.
Capello menyaksikan langsung pertandingan di stadion dan menegaskan bahwa fisik para pemain Nerazzurri sedang tidak dalam kondisi terbaik. “Inter juga memiliki kesempatan untuk menyelesaikan pertandingan saat unggul 1-0,” jelas Capello kepada La Gazzetta dello Sport.
Eks pelatih AC Milan, Juventus, dan Roma ini juga mengkritik keputusan taktis yang diambil oleh Chivu. Ia merasa pelatih asal Rumania itu menunjukkan kebingungan dalam mengatur strategi.
“Kesan saya adalah bahwa Chivu sedikit bingung. Saya tidak begitu percaya dengan perubahan pemainnya,” tegas Capello.
Ia mempertanyakan keputusan Chivu untuk menarik keluar Francesco Pio Esposito, yang dianggap efektif dalam menekan serangan Atalanta. “Mengapa harus menarik Esposito yang sudah membuat tim bermain lebih baik dan memaksa Atalanta untuk bertahan?” tanyanya.
Setelah perubahan tersebut, Capello mencatat bahwa Atalanta mulai menguasai permainan.
Meskipun hasil imbang ini, Inter tetap kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin. Namun, AC Milan yang berada di posisi kedua memiliki satu pertandingan tunda. Kemenangan Milan akan mendekatkan mereka menjadi hanya lima poin di belakang.
Capello mengingatkan Milan agar tidak terbuai dengan euforia. Pertandingan tandang melawan Lazio akan menjadi ujian berat yang harus dihadapi dengan serius.
“Terkadang, saat Anda terlalu bersemangat dan ingin melakukan banyak hal, hasilnya bisa jadi buruk,” katanya.
Ia juga mengomentari penampilan bintang Milan, Rafael Leao, yang dinilai mulai kehilangan kecepatan dan kemampuan dalam duel.
“Mungkin dia belum pulih sepenuhnya. Saat mendapatkan peluang, dia terlihat lambat dan mudah terganggu oleh lawan,” analisis Capello.
Mengenai peluang Scudetto, Capello menegaskan bahwa mimpi Milan untuk meraih gelar tersebut tidak mustahil, namun semua tergantung pada performa Inter di sisa musim ini.
“Inter harus melakukan kesalahan dalam dua atau tiga pertandingan lagi, sementara Milan perlu terus meraih kemenangan, dimulai dari pertandingan malam ini di Roma,” ujarnya.
Inter akan menghadapi Fiorentina (tandang), diikuti laga melawan Roma dan Como. Di sisi lain, Milan setelah melawan Lazio, akan menjamu Torino, lalu melawan Napoli dan menjamu Udinese.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
