Joko Anwar Ungkap Naskah Film Ghost in the Cell Dikembangkan Selama 6 Tahun

21 Apr 2026 • 23:01 iMedia

MEDIAHUB.ID – Sutradara Joko Anwar mengungkapkan bahwa pengembangan cerita film Ghost in the Cell telah dimulai sejak 2018 dan baru rampung pada 2025. Proses yang memakan waktu sekitar enam tahun itu dilakukan untuk memastikan cerita yang disajikan benar-benar matang.

Dalam pernyataannya, Joko menyebut skala produksi film tersebut cukup besar. Ghost in the Cell melibatkan 412 pemain untuk menghidupkan suasana penjara yang mencekam. Bahkan, sebelum tayang di Indonesia, hak distribusi film itu disebut telah dibeli oleh distributor dari 86 negara.

“6 tahun pengembangan cerita, 412 pemain, 86 negara yang akan menayangkan,” tulis Joko Anwar dalam unggahan Instagram-nya.

Tak hanya dari sisi cerita, tim produksi juga membangun set penjara dari nol dalam ukuran sebenarnya. Set tersebut dibuat lengkap dengan blok sel utama setinggi dua lantai. Pembangunan set ini membutuhkan waktu sekitar dua bulan dan melibatkan ratusan kru, mulai dari set builder, scenic artist, carpenter, plasterer, set decorator, hingga welder di bawah arahan production designer.

Proses syuting film ini berlangsung selama 22 hari dengan penerapan tata cahaya 360 derajat di sekitar set. Para pemain juga menjalani latihan fisik atau gym setiap hari selama persiapan, demi memenuhi tuntutan adegan laga yang intens.

“Total hari syuting adalah 22 hari dan hanya maksimal tujuh hari syuting dalam satu hari,” lanjutnya.

Film Ghost in the Cell juga disebut membawa pendekatan yang berbeda dalam produksi film Indonesia. Dengan waktu syuting yang efisien, sejumlah pemeran seperti Aming dan Tora Sudiro bahkan menyebut proses ini sebagai healthy production.

Film yang dibintangi Abimana Aryasatya, Bront Palarae, dan Lukman Sardi itu resmi tayang di bioskop Indonesia pada 16 April 2026. Sejak hari pertama penayangan, film ini langsung meraih lebih dari 150 ribu penonton. Hingga kini, jumlah penonton dilaporkan telah menembus lebih dari 900 ribu dan terus bertambah.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya