Toyota Indonesia Kucurkan Rp1,3 Triliun untuk Perkuat Produksi Baterai Kendaraan Listrik bersama CATL

20 Apr 2026 • 15:54 iMedia

MEDIAHUB.ID – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menjalin kemitraan strategis dengan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) melalui investasi senilai Rp1,3 triliun untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Kerja sama ini difokuskan pada produksi sel dan modul baterai secara lokal guna memperkuat rantai pasok industri otomotif serta mendukung target netralitas karbon. TMMIN menargetkan mulai mengekspor baterai pada paruh kedua 2026.

Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto mengatakan, saat ini perusahaan telah memiliki lini produksi baterai pack di pabrik Karawang untuk memproduksi baterai Toyota Kijang Innova Zenix HEV, Veloz HEV, dan Yaris Cross HEV. Melalui kolaborasi dengan CATL, kemampuan produksi akan ditingkatkan hingga tahap pembuatan sel baterai dan modul secara menyeluruh.

Menurut Nandi, komponen sel baterai dan modul yang selama ini masih diimpor akan diproduksi oleh sumber daya manusia Indonesia. Ia menyebut langkah ini tidak hanya memperbesar investasi, tetapi juga memperkuat inisiatif multipathway Toyota menuju netralitas karbon melalui pengembangan rantai pasok lokal.

Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam menambahkan, penguatan kapasitas produksi baterai merupakan bagian dari proses bertahap untuk mengembangkan kemampuan manufaktur dari kendaraan konvensional menjadi kendaraan elektrifikasi secara menyeluruh, khususnya hybrid electric vehicle (HEV).

Bob menilai, langkah tersebut akan menjaga ekosistem pemasok yang sudah ada sekaligus membuka peluang hadirnya mitra rantai pasok baru untuk mendukung transformasi industri otomotif di Tanah Air.

TMMIN juga mencatat sejarah sebagai anak perusahaan Toyota pertama di Asia Tenggara yang akan mengekspor baterai mulai paruh kedua 2026. Ekspor ini diharapkan dapat menekan ketergantungan impor sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Secara keseluruhan, investasi Toyota di Indonesia telah mencapai sekitar Rp100 triliun selama 55 tahun. Inisiatif terbaru ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mempercepat transisi menuju netralitas karbon melalui pengembangan berbagai teknologi, mulai dari hybrid hingga kendaraan listrik murni, yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar domestik dan global.

Berdasarkan data GAIKINDO, sepanjang 2025 penjualan kendaraan elektrifikasi tumbuh 71 persen, dengan mobil hybrid menjadi kontributor utama sebesar 76,5 persen dari total produksi nasional.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya