Hasil Imbang Tanpa Gol Jadi Modal Arsenal Hadapi Manchester City

16 Apr 2026 • 14:46 iMedia

MEDIAHUB.ID – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menilai keberhasilan timnya melaju ke semifinal Liga Champions UEFA bisa menjadi dorongan penting jelang laga krusial melawan Manchester City di Premier League.

Arsenal memastikan tiket ke empat besar usai bermain imbang tanpa gol melawan Sporting Lisbon di Stadion Emirates. Hasil itu cukup membawa The Gunners lolos berkat kemenangan tipis di leg pertama melalui gol Kai Havertz di Portugal.

Selanjutnya, Arsenal akan menghadapi Atletico Madrid dalam duel dua leg untuk memperebutkan tempat di partai final musim ini.

Meski tampil belum maksimal dan sempat mendapat ancaman ketika sepakan Geny Catamo mengenai tiang gawang yang dijaga David Raya, hasil imbang tersebut tetap memberi tambahan kepercayaan diri bagi tim asal London itu.

Laga berikutnya menjadi ujian berat karena Arsenal harus bertandang ke markas Manchester City di Etihad Stadium, Minggu waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Arteta menegaskan hasil di Liga Champions itu sangat penting untuk membangun momentum tim.

“Seratus persen. Ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk menghadapi semifinal. Kompetisi ini sangat sulit, dan kami tahu apa yang sudah kami capai,” ujarnya.

Ia juga menilai skuadnya pantas mencapai fase ini setelah bekerja keras sepanjang musim.

“Kami memang layak berada di sini. Para pemain pantas menikmatinya karena mereka sudah bekerja sangat keras,” lanjut Arteta.

Menurut Arteta, keberhasilan Arsenal menembus semifinal untuk dua musim beruntun merupakan catatan bersejarah bagi klub. Ia menilai capaian itu tidak diraih dengan mudah, terlebih tim harus menghadapi berbagai kendala sepanjang perjalanan.

“Ada banyak kerja keras di balik ini semua. Kami melakukan sesuatu yang belum pernah dicapai klub ini dalam 140 tahun sejarahnya. Itu menunjukkan betapa sulitnya,” kata Arteta.

Arteta juga menyoroti kondisi tim yang belum ideal karena sejumlah pemain kunci masih absen. Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Jurrien Timber belum bisa tampil karena cedera, sementara Noni Madueke juga diragukan untuk laga berikutnya setelah mengalami masalah pada lutut.

Sebelum pertandingan ini, Arsenal sempat berada dalam tekanan usai kekalahan mengejutkan dari Bournemouth, yang datang setelah hasil buruk di kompetisi domestik lainnya. Namun, untuk musim kedua secara beruntun, Arsenal menjadi satu-satunya wakil Inggris yang bertahan hingga semifinal kompetisi Eropa tersebut.

Arteta menilai padatnya jadwal liga domestik menjadi salah satu faktor beratnya persaingan.

“Ada alasan kenapa kami menjadi satu-satunya tim Inggris yang tersisa. Kompetisi domestik dan jadwal yang padat sangat menguras tenaga,” jelasnya.

Ia juga mengakui timnya masih memiliki kekurangan. “Kami belum sempurna dan masih perlu berkembang. Tapi apa yang sudah dilakukan para pemain ini memiliki nilai besar,” tambahnya.

Di sisi lain, pelatih Sporting Lisbon Rui Borges menilai timnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik. Ia menyebut anak asuhnya mampu memberikan perlawanan kuat sepanjang dua leg pertandingan.

“Rasa bangga adalah kata yang tepat untuk para pemain atas apa yang mereka lakukan di dua pertandingan ini,” ujarnya.

Menurut Borges, Sporting memiliki peluang untuk memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

“Saya rasa kami layak mendapatkan lebih, bahkan mungkin hingga perpanjangan waktu. Kami menunjukkan karakter dan keberanian melawan salah satu tim terbaik di Eropa,” katanya.

Borges juga menilai timnya lebih berbahaya dalam menciptakan peluang. “Kami memiliki peluang terbaik, sementara mereka tidak terlalu banyak menciptakan ancaman di kotak penalti kami, baik di sini maupun di Lisbon,” tutupnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya