VAR Dipertanyakan, Arbeloa Protes Wasit Usai Real Madrid Imbang Lawan Girona

11 Apr 2026 • 13:15 iMedia

MEDIAHUB.ID – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, meluapkan kekecewaannya usai timnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Girona dalam lanjutan Liga Spanyol. Ia menilai Los Blancos seharusnya mendapat hadiah penalti pada menit-menit akhir pertandingan.

Selain menyoroti keputusan wasit, Arbeloa juga memberi komentar soal performa Kylian Mbappe dan Vinicius Junior yang sama-sama gagal mencetak gol dalam laga tersebut.

Partai yang digelar pada Jumat itu diwarnai insiden kontroversial jelang akhir pertandingan. Pada menit ke-88, Mbappe terlihat mendapat kontak dari pemain Girona, Vitor Reis, di dalam kotak penalti. Dari tayangan ulang, benturan siku tampak mengenai wajah Mbappe hingga membuatnya berdarah.

Namun, wasit Javier Alberola tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran. VAR juga tidak digunakan untuk meninjau kembali kejadian itu.

Keputusan tersebut membuat kubu Real Madrid merasa dirugikan karena peluang meraih kemenangan di menit akhir pun sirna. Hasil imbang ini juga memperberat langkah mereka dalam persaingan gelar juara.

Usai laga, Arbeloa tidak menutupi kekecewaannya. Ia menilai pelanggaran terhadap Mbappe sangat jelas dan seharusnya berbuah penalti.

Menurutnya, keputusan wasit sulit dipahami dan menambah daftar kekecewaan tim terhadap kepemimpinan pengadil lapangan. Ia juga mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR yang dinilainya hanya aktif pada situasi tertentu.

Arbeloa menegaskan bahwa insiden tersebut merupakan pelanggaran yang nyata, terlebih karena sebelumnya Mbappe sempat dianggap melakukan pelanggaran dalam situasi yang menurutnya lebih ringan.

Ia menambahkan, timnya juga beberapa kali mengalami peristiwa serupa pada laga-laga sebelumnya di kompetisi domestik.

Di tengah sorotan terhadap wasit, perhatian juga tertuju pada lini serang Real Madrid yang gagal menambah gol. Mbappe dan Vinicius Junior tidak mampu menembus rapatnya pertahanan Girona sepanjang pertandingan.

Meski demikian, Arbeloa tetap memberikan pembelaan kepada kedua pemain tersebut. Ia menilai kualitas mereka tidak perlu diragukan dan menilai persoalan utama ada pada permainan tim secara keseluruhan.

Menurutnya, Real Madrid masih kesulitan menghadapi lawan yang bermain bertahan dan menunggu. Karena itu, ia menegaskan perbaikan harus dilakukan secara kolektif, bukan hanya mengandalkan individu.

Hasil imbang ini membuat Real Madrid tertahan di posisi kedua klasemen dengan 70 poin dari 31 pertandingan. Mereka kini tertinggal enam poin dari Barcelona yang masih memimpin klasemen dan baru memainkan 30 laga.

Setelah ini, fokus tim ibu kota akan beralih ke ajang Eropa. Real Madrid dijadwalkan menghadapi Bayern Munich pada leg kedua perempat final Liga Champions.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya