Kekerasan oleh Kepala Desa Terhadap Guru Agama, DPRD Loteng Beraksi
MediaHub – Lombok Tengah – Sebuah insiden menyedihkan terjadi di Lombok Tengah, di mana seorang Kepala Desa terlibat dalam penganiayaan terhadap seorang guru agama, Muhammad Yasin, S.Pd.i. Guru yang berasal dari Dusun Kenyalu, Desa Jango, Kecamatan Janapria ini mengajar di SDN Durian dan menjadi korban tindakan kekerasan yang tidak seharusnya terjadi.
Menanggapi hal tersebut, Wirman Hamzani, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Lombok Tengah yang lebih akrab dipanggil Hamzan, bersuara keras. Ia mengekspresikan kekecewaannya terhadap perilaku Kepala Desa yang mengedepankan kekerasan.
“Saya sangat mengecam tindakan Kepala Desa yang sampai menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan persoalan. Seorang guru seharusnya dihormati dan dijaga, bukan hanya karena profesinya tetapi juga karena perannya dalam mencerdaskan generasi mendatang. Tindakan ini sangat tidak pantas untuk dilakukan oleh seorang pejabat publik,” tegas Hamzan.
Hamzan melanjutkan bahwa peristiwa ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas pendidikan, yang merupakan fondasi bagi kemajuan sebuah bangsa.
“Saya mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan dan menyelidiki kasus ini secara mendalam. Kita harus memastikan bahwa marwah pendidikan tetap terjaga. Jika Kepala Desa tidak ingin anaknya ditegur, ia sebaiknya mendidik anaknya sendiri,” pungkas Hamzan dengan nada kesal.
Insiden ini mengundang sorotan tajam dari masyarakat, yang berharap agar tindakan serupa tidak terulang kembali di masa depan. Keselamatan dan kesejahteraan para pendidik harus menjadi prioritas, demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
