Alasan Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu dan Kisruh Hak Asuh Anak
MEDIAHUB.ID – Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik setelah muncul kisruh terkait hak asuh serta nafkah anak. Pasangan yang menikah pada 2016 itu resmi bercerai melalui putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 September 2024.
Menurut keterangan kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, perceraian tersebut dipicu oleh ketidakcocokan rumah tangga dan pertengkaran yang terjadi terus-menerus. Ia menegaskan, perpisahan itu bukan disebabkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun perselingkuhan.
Sarwendah dan Ruben diketahui dikaruniai tiga anak selama membina rumah tangga. Selama menikah, keduanya kerap tampil harmonis di media sosial maupun sejumlah acara televisi. Namun, di balik itu, hubungan mereka disebut telah lama diwarnai perbedaan pendapat yang berulang.
Sarwendah juga pernah menegaskan bahwa perceraian mereka bukan karena perbedaan agama, melainkan masalah rumah tangga yang tidak terselesaikan. Ia memilih tidak membuka seluruh detail persoalan tersebut demi menjaga kondisi psikologis anak-anaknya.
Setelah bercerai, hak asuh anak berada di tangan Sarwendah sesuai putusan pengadilan dan akta perjanjian yang berlaku. Sementara itu, Ruben Onsu disebut sempat memberikan nafkah yang nilainya mencapai Rp200 juta per bulan, termasuk untuk biaya sekolah, kebutuhan sehari-hari, hingga pengeluaran rumah tangga.
Namun, pada akhir 2025 atau sekitar Desember 2025, Ruben disebut menghentikan pembayaran nafkah selama kurang lebih enam bulan. Dari pihaknya, penghentian itu dikaitkan dengan kesulitan untuk bertemu dan berkomunikasi dengan anak-anak karena akses pertemuan dinilai dibatasi.
Polemik ini kemudian memicu perdebatan baru di publik. Sarwendah membantah adanya pembatasan yang disengaja dan menyatakan seluruh keputusan yang diambil semata-mata untuk kepentingan terbaik anak-anaknya. Ia juga mengaku terus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga setelah perceraian.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
