Kiandra Ramadhipa Siapkan Strategi Hadapi Angin Kencang di Sirkuit Estoril
MEDIAHUB.ID – Sirkuit Estoril dikenal sebagai lintasan yang menuntut kemampuan teknis tinggi dari para pebalap. Trek lurus yang panjang, tikungan sempit, serta hembusan angin laut yang kuat menjadi tantangan utama, terutama bagi motor Moto3 yang berkarakter ringan.
Pejuang balap Indonesia, Kiandra Ramadhipa, menyiapkan diri dengan pendekatan teknis khusus untuk menghadapi kondisi tersebut. Kalibrasi rasio gigi dan penyesuaian suspensi menjadi fokus utama agar motor tetap stabil saat melaju di lintasan yang kerap diganggu angin samping.
Karakter Sirkuit Estoril memang tidak sederhana. Trek lurus utamanya mendekati 1.000 meter dan menuntut kecepatan puncak, sementara sektor tikungannya sempit, teknikal, dan lambat. Kombinasi ini memaksa pebalap menjaga posisi tubuh serendah mungkin untuk mempertahankan aerodinamika sekaligus tetap presisi saat masuk dan keluar tikungan.
Dalam kelas Moto3, hembusan angin samping menjadi salah satu ancaman terbesar. Bobot motor yang ringan membuat kuda besi mudah bergeser dari racing line ketika melintas dengan kecepatan di atas 200 km/jam. Situasi ini bisa memengaruhi keseimbangan, terutama saat keluar tikungan menuju lintasan lurus.
Untuk menjawab tantangan itu, tim mekanik Honda Asia-Dream Racing Junior Team melakukan penyesuaian pada Honda NSF250RW milik Ramadhipa. Data hasil tes di Estoril pada pekan sebelumnya menjadi dasar evaluasi untuk menentukan setelan terbaik menjelang balapan.
Penyesuaian dilakukan pada tiga aspek utama, yakni rasio gigi, setting suspensi, dan posisi berkendara. Rasio gigi disusun agar motor tetap mampu mencapai top speed dengan efisien, suspensi diatur demi menjaga kestabilan saat diterpa angin, dan posisi tubuh pebalap dibuat serendah mungkin untuk mengurangi hambatan udara.
Ramadhipa menilai sesi tes yang telah dijalani cukup positif. Ia menyebut tim berhasil mengumpulkan data penting meski kondisi angin di Estoril sangat kencang. Hasil tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi persaingan di barisan depan.
“Pekan lalu kami menjalani tes yang cukup baik di Estoril. Kondisi angin memang sangat kencang, tetapi kami berhasil mengumpulkan banyak data penting. Kami sangat termotivasi untuk memulai balapan,” kata pebalap asal Sleman, Yogyakarta, yang kini berada di posisi kedua klasemen sementara.
Dalam ajang Moto3 Junior World Championship 2026 di Estoril, Ramadhipa akan bersaing dengan 36 pebalap muda unggulan dari 16 negara. Balapan dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 14 Juni 2026, dengan sesi latihan resmi pada Jumat, kualifikasi pada Sabtu, dan balapan utama pada Minggu malam waktu Indonesia Barat.
Adapun aksi Ramadhipa dapat disaksikan melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi FIM MotoJunior.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
