Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk hingga Jutaan Rupiah Lewat Teknologi Common Rail
MEDIAHUB.ID – PT Isuzu Astra Motor Indonesia menghadirkan teknologi mesin Common Rail untuk membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar pada kendaraan niaga. Teknologi ini diklaim mampu menekan biaya operasional sekaligus menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Berdasarkan pengujian internal pada Isuzu ELF NLR L, penggunaan teknologi tersebut disebut dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 25,6 persen. Efisiensi ini dinilai memberi dampak langsung bagi pelaku usaha yang mengandalkan armada kendaraan dalam kegiatan logistik maupun distribusi.
Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, mengatakan teknologi Common Rail telah hadir di Indonesia selama 15 tahun dan terbukti membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus menekan emisi gas buang.
“Isuzu sudah menghadirkan teknologi Common Rail sejak 15 tahun lalu di Indonesia, dan terbukti bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar serta menekan emisi gas buang. Teknologi ini berdampak secara langsung kepada bisnis pelanggan lebih menguntungkan dan hingga kini terus menjadi pilihan Isuzu Partner di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Rian, Jumat (15/5/2026).
Menurut dia, melalui mesin yang dilengkapi Common Rail, Isuzu ELF NLR L mampu memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik tanpa mengurangi performa kendaraan. Simulasi uji internal menunjukkan biaya operasional dapat lebih hemat hingga 25,6 persen per bulan.
“Terbukti simulasi uji coba yang dilakukan oleh internal berdampak kepada biaya operasional yang lebih hemat hingga 25,6% per bulan, sehingga memberikan keuntungan lebih bagi pelaku usaha dalam meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional kendaraan, dan tentunya lebih ramah lingkungan karena irit bahan bakar,” kata Rian.
Selain teknologi mesin, gaya berkendara pengemudi juga berpengaruh besar terhadap efisiensi. Penerapan eco driving dapat membantu mengoptimalkan konsumsi BBM, misalnya dengan menjaga putaran mesin tetap pada rentang torsi maksimal, melakukan akselerasi secara halus, serta menjaga kecepatan tetap stabil.
Pengemudi juga disarankan untuk bersikap antisipatif di jalan, memanfaatkan engine brake, tidak membiarkan mesin menyala terlalu lama saat berhenti, serta memastikan tekanan ban berada pada level ideal. Kombinasi teknologi kendaraan dan kebiasaan berkendara yang tepat diyakini dapat membantu perusahaan menekan biaya logistik secara lebih efektif.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
