Latihan di Markas Bali United, Dean Huijsen Ternyata Ditemani Kaya Symons
MEDIAHUB.ID – Bek muda Dean Huijsen memanfaatkan masa libur akhir musim dengan tetap menjaga kebugaran saat berada di Bali. Di tengah waktu istirahat usai musim 2025-2026 berakhir, pemain berusia 21 tahun itu terlihat menjalani latihan di markas Bali United.
Huijsen datang ke Bali setelah tidak masuk dalam skuad Spanyol untuk ajang Piala Dunia 2026. Meski sedang berlibur, ia tetap mengisi waktunya dengan latihan fisik agar kondisi tubuhnya tetap terjaga menjelang musim baru.
Dalam beberapa kesempatan, Huijsen berlatih bersama Kaya Symons, pemain keturunan Indonesia yang kini memperkuat De Graafschap di kasta kedua Liga Belanda. Kehadiran Symons di Bali menambah perhatian publik, terutama karena namanya cukup dikenal di kalangan pencinta sepak bola Indonesia.
Symons pernah masuk pantauan PSSI saat proses pencarian pemain keturunan untuk Timnas Indonesia U-20. Bek kiri kelahiran 31 Maret 2005 itu memiliki garis keturunan Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Medan, Sumatera Utara.
Pada awal 2024, pelatih Indra Sjafri juga sempat dikabarkan bertemu langsung dengan Symons dalam rangka penjajakan pemain keturunan. Namun, proses tersebut tidak berlanjut hingga naturalisasi. Dari sejumlah nama yang sempat dipantau, hanya beberapa yang kemudian bergabung dengan Timnas Indonesia, seperti Jens Raven, Tim Geypens, dan Dion Markx.
Di level klub, Symons kini fokus bersama De Graafschap. Sepanjang musim 2025-2026, ia mencatat 37 penampilan di berbagai ajang. Dari jumlah itu, Symons menyumbang satu gol dan tiga assist, sebuah catatan yang menunjukkan kontribusinya di sisi pertahanan maupun serangan.
Kebersamaan Huijsen dan Symons di Bali bukan tanpa alasan. Keduanya sudah saling mengenal sejak sama-sama membela Timnas Belanda kelompok usia. Pada 2023, mereka tercatat berada dalam skuad Belanda U-19 dan pernah tampil bersama saat menghadapi Italia U-19 dalam laga uji coba yang dimenangkan Belanda 2-0 pada 11 September 2023.
Meski memiliki latar belakang yang sama sebagai pemain muda Belanda, perjalanan internasional keduanya kemudian berbeda. Symons tetap melanjutkan karier di Belanda, sedangkan Huijsen memilih membela Spanyol setelah sempat membela Belanda di level junior.
Huijsen memang lahir di Amsterdam dan memiliki darah Belanda, tetapi ia tumbuh besar di Spanyol setelah keluarganya pindah ke sana saat dirinya masih kecil. Kini, pertemanan lama yang terjalin sejak level junior kembali terlihat di Bali, sambil sama-sama menjaga kebugaran untuk menghadapi musim berikutnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
