Italia Terancam Kehilangan Euro 2032 Setelah Gagal ke Piala Dunia 2026
MediaHub – Italia kini menghadapi tantangan serius setelah tak berhasil lolos ke Piala Dunia 2026. Selain itu, mereka juga berisiko kehilangan status sebagai tuan rumah Euro 2032. Situasi ini semakin memprihatinkan ketika mempertimbangkan bahwa Italia dan Turki telah ditunjuk untuk menjadi penyelenggara turnamen sepak bola bergengsi tersebut.
Meskipun waktu pelaksanaan Euro 2032 masih enam tahun lagi, Italia belum mampu menyelesaikan persoalan klasik terkait stadion. Sebagian besar arena yang diusulkan sebagai venue dianggap belum memenuhi syarat.
Dua stadion ikonik, San Siro dan Olimpico, yang sering menjadi pusat perhatian, juga tidak luput dari masalah ini. Renovasi terakhir yang dilakukan pada kedua stadion tersebut terjadi menjelang Piala Dunia 1990, yang berarti banyak pembaruan yang diperlukan.
Di balik semua ini, klub-klub seperti Inter Milan, AC Milan, Lazio, dan AS Roma berkeinginan untuk mengakuisisi kepemilikan stadion mereka. Sayangnya, hambatan dari pemerintah kota membuat proses negosiasi berlangsung lambat, dan hingga saat ini belum ada kemajuan yang berarti.
Menurut laporan dari Price Waterhouse Coopers, hanya ada enam stadion di seluruh Italia yang mengalami pembangunan atau renovasi antara tahun 2007 hingga 2024. Sebagai perbandingan, Jerman memiliki 19 stadion, Inggris dengan 13 stadion, dan Prancis memiliki 12 stadion dalam rentang waktu yang sama.
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengingatkan Italia untuk segera menyerahkan daftar lima stadion yang akan digunakan sebagai venue, dengan batas waktu yang ditetapkan pada bulan Oktober. Jika Italia gagal memenuhi tuntutan ini, tidak menutup kemungkinan UEFA akan mencabut status tuan rumah Euro 2032 untuk mereka.
“Euro 2032 akan dilaksanakan sesuai jadwal. Saya berharap infrastruktur akan siap tepat waktu. Jika tidak, Italia tidak akan bisa menggelar turnamen tersebut,” ungkap Ceferin, seperti yang dilaporkan oleh Independent.
Kini, kita hanya bisa menunggu dan melihat apakah Italia dapat bangkit dari keadaan ini dan tetap menjadi tuan rumah turnamen paling bergengsi di Eropa.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
