Film CROCODILE TEARS: Sinopsis, Pemeran, dan Fakta Menarik
MEDIAHUB.ID – CROCODILE TEARS menjadi salah satu film Indonesia yang mencuri perhatian lewat cerita yang unik dan pendekatan psikologis yang kuat. Film ini mengangkat hubungan ibu dan anak dengan latar yang tidak biasa, serta menghadirkan konflik emosional yang intens dan penuh ketegangan.
Tak hanya dari sisi cerita, CROCODILE TEARS juga menarik karena proses produksinya melibatkan kolaborasi internasional dan sempat menempuh perjalanan panjang di berbagai festival film dunia. Hal itu membuat film ini layak diperhitungkan sebagai salah satu tontonan yang berbeda.
Berikut sinopsis, daftar pemain, dan fakta menarik seputar film CROCODILE TEARS.
Sinopsis Film CROCODILE TEARS
Film ini mengisahkan Johan, seorang pemuda yang hidup bersama ibunya di sebuah taman buaya terpencil, jauh dari kehidupan sosial. Hubungan keduanya sangat erat, bahkan cenderung posesif, dengan sang ibu yang memiliki kendali besar atas kehidupan Johan.
Keadaan berubah ketika Johan mulai mengenal dunia luar dan jatuh cinta pada seorang perempuan bernama Arumi. Kehadiran Arumi memicu konflik dalam hubungan ibu dan anak tersebut, hingga berkembang menjadi ketegangan emosional yang kompleks dan mengarah pada konflik psikologis yang berbahaya.
Daftar pemain CROCODILE TEARS
Film ini dibintangi sejumlah aktor dan aktris yang menghadirkan karakter dengan kuat dan emosional. Berikut daftar pemain utamanya:
Yusuf Mahardika sebagai Johan
Marissa Anita sebagai Mama
Zulfa Maharani sebagai Arumi
Agnes Naomi sebagai Tiara
Catatan produksi
CROCODILE TEARS merupakan debut film panjang sutradara Tumpal Tampubolon yang juga menulis skenarionya. Proyek ini mulai dikembangkan sejak 2018 dan sempat mengikuti sejumlah laboratorium film internasional seperti TorinoFilmLab dan La Fabrique Cinéma untuk mematangkan konsep cerita.
Produksi film ini melibatkan kolaborasi lintas negara, yakni Indonesia, Singapura, Prancis, dan Jerman. Beberapa rumah produksi yang terlibat antara lain Talamedia, Acrobates Films, dan 2Pilots Filmproduction.
Proses pengambilan gambar dilakukan di Bekasi, Indonesia, dengan latar utama taman buaya yang memperkuat nuansa terisolasi dan mencekam. Sebelum dirilis secara komersial, film ini juga telah diputar di sejumlah festival internasional bergengsi seperti Toronto International Film Festival, Busan International Film Festival, dan BFI London Film Festival.
Detail film CROCODILE TEARS
Judul: CROCODILE TEARS (Air Mata Buaya)
Sutradara: Tumpal Tampubolon
Genre: Drama, thriller, psychological drama
Durasi: 1 jam 38 menit (98 menit)
Bahasa: Indonesia
Negara produksi: Indonesia, Prancis, Singapura, Jerman
Tanggal rilis Indonesia: 7 Mei 2026
Rating IMDb: 6,8/10
Rating usia: TV-MA
FAQ
Apa genre film CROCODILE TEARS?
Film ini mengusung genre drama, thriller, dan psychological drama yang menonjolkan konflik emosional.
Siapa tokoh utama dalam film ini?
Tokoh utama adalah Johan yang diperankan oleh Yusuf Mahardika, bersama karakter ibu dan Arumi sebagai pusat konflik.
Di mana lokasi syuting CROCODILE TEARS?
Film ini mengambil lokasi syuting di Bekasi, Indonesia.
Berapa durasi film CROCODILE TEARS?
Durasi film ini sekitar 1 jam 38 menit.
Apakah film ini sudah tayang di festival internasional?
Ya, film ini telah diputar di festival internasional seperti TIFF, Busan, dan BFI London sebelum rilis resmi.
Dengan cerita yang kuat dan atmosfer yang intens, CROCODILE TEARS menawarkan pengalaman menonton yang berbeda. Film ini cocok bagi penonton yang menyukai drama psikologis dengan konflik emosional yang dalam.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
