Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

MEDIAHUB.ID – Semifinal Basketball Campus League 2026 di UPH Tangerang pada Jumat (12/6/2026) berakhir pahit bagi seluruh tim tuan rumah. Empat tim tamu, yakni Institut Perbanas, UKSW, SCU Semarang, dan Ubaya, sukses melangkah ke partai final setelah menuntaskan laga-laga penuh tekanan.

Keberhasilan tim-tim tamu ditentukan oleh ketahanan mental, kedisiplinan taktik, serta kemampuan tampil tenang pada momen krusial. Hasil ini menjadi kejutan besar karena seluruh wakil tuan rumah tersingkir dari persaingan gelar di hadapan pendukung sendiri.

Dengan kemenangan tersebut, empat tim terbaik kini bersiap bertemu di final yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (13/6/2026). Atmosfer pertandingan sejak semifinal pun terasa emosional, mengingat duel-duel berlangsung ketat dan menguras energi para pemain maupun suporter.

Di sektor putra, Institut Perbanas Jakarta berhasil menuntaskan misi balas dendam atas kekalahan mereka di fase regional sebelumnya. Mereka menaklukkan tuan rumah Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan skor 59-50.

Pelatih Institut Perbanas Jakarta, Zulfahrizal, mengaku pendekatan psikologis menjadi salah satu kunci kebangkitan timnya. Ia menekankan pentingnya dukungan dari orang-orang di sekitar para pemain agar mereka tampil maksimal.

“Saya bilang ke anak-anak, banyak orang baik yang mendukung kita. Kalau kita kalah, banyak yang sedih. Jadi pilihannya sederhana, mau bikin mereka sedih atau bikin mereka senang? Saya cuma bermain di sisi psikologis mereka,” ujar Zulfahrizal dalam konferensi pers.

Strategi itu terbukti efektif membangkitkan motivasi para pemain yang sempat tampil tidak stabil pada awal pertandingan. Kapten tim Perbanas, Zaky Al Hakim, juga menyebut dorongan dari pelatih dan dukungan keluarga serta pendukung membuat timnya mampu bangkit.

“Kami memang sering tidak konsisten di awal pertandingan. Tapi Bang Ijal (pelatih) selalu ingatkan kalau banyak orang yang sayang dan mendukung kami. Jadi kami harus kasih 100 persen untuk mereka,” kata Zaky.

Drama lain hadir dari UKSW Salatiga yang mencatat comeback impresif saat menghadapi Ubaya. Sempat tertinggal 11-20 pada kuarter pertama, tim asal Jawa Tengah itu perlahan menemukan ritme permainan melalui pertahanan yang disiplin.

Puncak kebangkitan UKSW terjadi pada kuarter ketiga ketika mereka sukses menahan Ubaya hanya mencetak dua poin. Momentum tersebut mengubah jalannya pertandingan dan membuka jalan bagi kemenangan penting di semifinal.

Rangkaian hasil ini menegaskan bahwa status tuan rumah tidak selalu menjamin kelolosan di panggung nasional. Mental bertanding, konsistensi, dan kemampuan menjaga fokus menjadi faktor penentu dalam persaingan menuju gelar juara Campus League The Nationals 2026.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya