Usulan Fadli Zon untuk Revitalisasi Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu
MediaHub – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, telah mengajukan ide menarik untuk menghidupkan kembali rumah pengasingan Presiden pertama Indonesia, Soekarno, yang terletak di Bengkulu. Melalui pembangunan kedai kopi dan perpustakaan, diharapkan tempat bersejarah ini dapat menarik perhatian generasi muda.
Pada Rabu lalu, Fadli Zon menyampaikan, “Kita berada di rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu. Bung Karno diasingkan oleh penjajah Belanda pada tahun 1938 sampai 1942 hingga masuknya Jepang. Saya kira ini bisa dijadikan pusat informasi, belajar, rekreasi, edukasi dan budaya.”
Lebih lanjut, ia mengusulkan agar tiket masuk yang saat ini dipatok seharga Rp5 ribu per orang sebaiknya dinaikkan. Hal ini dianggap sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap warisan budaya yang ada.
“Menurut saya ini harganya bisa dinaikkan, jadi menurut saya perlu ada penghargaan juga menarik orang ke sini bisa minum kopi Bengkulu dan makanan khas yang sudah menjadi warisan budaya tak benda Indonesia dari Bengkulu,” tambahnya.
Dengan adanya kedai kopi dan perpustakaan mini di rumah Bung Karno, wisatawan bisa menikmati sejarah sekaligus mencicipi kopi khas dari daerah tersebut. Saat ini, kunjungan wisatawan ke Rumah Bung Karno berkisar antara 1.500 hingga 3.000 orang setiap bulannya.
Fadli Zon berharap bahwa dengan usulan ini, jumlah pengunjung, terutama generasi muda, akan meningkat. “Kita berharap semakin banyak terutama generasi muda yang datang ke Bengkulu khususnya ke rumah pengasingan Bung Karno yang ditata secara apik oleh museum dan cagar budaya dari Kementerian Kebudayaan,” pungkasnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
