Teknologi & Otomotif

Tutorial Menguasai Rumus Aturan Cosinus untuk Mencari Panjang Sisi Segitiga

MEDIAHUB.ID – Aturan cosinus merupakan perluasan dari Teorema Pythagoras yang digunakan untuk menentukan panjang sisi atau besar sudut pada segitiga sembarang. Rumus ini sangat membantu ketika segitiga yang dihadapi tidak memiliki sudut 90 derajat.…

iMedia October 2, 2026 · 2:18 am
ADVERTISEMENT970 × 90

MEDIAHUB.ID – Aturan cosinus merupakan perluasan dari Teorema Pythagoras yang digunakan untuk menentukan panjang sisi atau besar sudut pada segitiga sembarang. Rumus ini sangat membantu ketika segitiga yang dihadapi tidak memiliki sudut 90 derajat.

Secara konsep, aturan cosinus menjelaskan hubungan antara kuadrat panjang sisi dengan nilai cosinus dari sudut apit pada segitiga. Prinsip ini membuatnya efektif digunakan untuk mencari unsur yang belum diketahui, terutama saat dua sisi dan satu sudut apit sudah diketahui.

Dalam segitiga ABC, panjang sisi di hadapan sudut A disebut sisi a, di hadapan sudut B disebut sisi b, dan di hadapan sudut C disebut sisi c. Dari sini, aturan cosinus memiliki tiga bentuk utama.

Untuk mencari sisi a, digunakan rumus: a² = b² + c² – 2bc cos A.

Untuk mencari sisi b, rumusnya: b² = a² + c² – 2ac cos B.

Untuk mencari sisi c, rumusnya: c² = a² + b² – 2ab cos C.

Penerapan rumus ini dapat dilihat pada contoh berikut. Diketahui segitiga ABC dengan sisi a = 5 cm, sisi c = 6 cm, dan sudut B = 60 derajat. Karena yang dicari adalah sisi b, maka digunakan rumus b² = a² + c² – 2ac cos B.

Substitusikan nilai yang diketahui ke dalam rumus: b² = 5² + 6² – 2 × 5 × 6 × cos 60°. Karena cos 60° = 0,5, maka diperoleh b² = 25 + 36 – 60 × 0,5 = 61 – 30 = 31. Dengan demikian, b = √31 atau sekitar 5,56 cm.

Contoh lain, pada segitiga PQR diketahui p = 4 cm, r = 6 cm, dan sudut Q = 60 derajat. Untuk mencari sisi q, rumus yang digunakan adalah q² = p² + r² – 2pr cos Q. Hasil perhitungannya adalah q² = 16 + 36 – 48 × 0,5 = 52 – 24 = 28, sehingga q = √28 = 2√7 cm.

Hal penting yang perlu diperhatikan saat memakai aturan cosinus adalah memastikan sudut yang digunakan merupakan sudut apit, yakni sudut yang berada di antara dua sisi yang diketahui. Selain itu, memahami nilai cosinus dari sudut-sudut istimewa juga akan memudahkan perhitungan.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

ADVERTISEMENTResponsive

Tinggalkan Komentar

Tulis tanggapan Anda dengan sopan dan relevan dengan artikel. Email tidak akan dipublikasikan.