Tiket Undian Lelang Lukisan Picasso Senilai Rp17,1 Miliar Dijual Rp2 Juta
MEDIAHUB.ID – Tiket undian untuk acara pelelangan lukisan Pablo Picasso senilai lebih dari US$1 juta atau sekitar Rp17,1 miliar akan dijual seharga 100 euro, setara sekitar Rp2 juta.
Undian bertajuk 1 Picasso for 100 euros itu memberi kesempatan kepada peserta untuk membawa pulang lukisan gouache karya Picasso berjudul Tête de Femme, yang dibuat pada 1941.
"Ini bernilai lebih dari US$1 juta, jadi ini akan menjadi hadiah yang benar-benar luar biasa," ujar cucu Picasso, Olivier Widmaier Picasso, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (11/4).
Acara tersebut pertama kali digelar pada 2013 dan akan berlangsung lagi pada 14 April 2026 di Paris, Prancis. Ini menjadi pelaksanaan ketiga dari kampanye tersebut.
Kali ini, panitia menyiapkan 120 ribu tiket bagi publik yang ingin ikut serta memperoleh karya cat air atau gouache yang dibuat Picasso di tengah Perang Dunia II.
Olivier menegaskan seluruh hasil penjualan tiket akan disumbangkan kepada Alzheimer’s Research Foundation untuk mendukung riset klinis penyakit Alzheimer di berbagai negara Eropa.
Menurut dia, sang kakek akan mendukung gagasan semacam itu karena dikenal terbuka terhadap hal-hal baru. "Kakek saya adalah seorang perintis. Saya rasa dia akan sangat tertarik berpartisipasi dalam metode baru seperti ini," ujarnya.
Ia bahkan menambahkan bahwa jika masih hidup, Picasso kemungkinan akan tertarik pada teknologi video atau kecerdasan buatan (AI).
Pemenang undian nantinya akan memiliki hak penuh atas lukisan tersebut. Pemilik baru bebas menyimpannya sebagai koleksi pribadi, meminjamkannya ke museum, atau menjualnya kembali di pasar seni.
Lukisan Tête de Femme memiliki ukuran tinggi 15 inci dan lebar 10 inci. Karya ini dibuat di studio yang sama dengan tempat Picasso melahirkan lukisan legendaris Guernica, saat Paris masih berada di bawah pendudukan Jerman.
Galeri Opera, yang menyumbangkan karya itu, menyebut lukisan tersebut menampilkan gaya Kubis khas Picasso dengan distorsi wajah dalam gradasi warna abu-abu. Karya ini juga dinilai mencerminkan momen introspeksi dan konsentrasi mendalam sang maestro di masa sulit perang.
Hingga kini, karya Picasso masih menjadi incaran di pasar seni dunia. Lukisannya Les Femmes d’Alger (Version "O") pernah terjual hingga US$179 juta dalam lelang pada 2015.
Sepanjang kariernya hingga wafat pada 1973, Picasso dikenal bukan hanya sebagai pelukis, tetapi juga pematung dan pelopor gerakan Kubisme. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah seni abad ke-20.
Di antara karya terkenalnya adalah Les Demoiselles d’Avignon (1907) dan Guernica (1937), lukisan anti-perang yang menggambarkan pengeboman Guernica oleh angkatan udara Jerman dan Italia pada masa Perang Saudara Spanyol.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
