MEDIAHUB.ID – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah memproduksi 15.737 unit Veloz Hybrid di Karawang, Jawa Barat, sejak model tersebut mulai diperkenalkan pada November 2025 hingga akhir Agustus 2026.
Wakil Presiden Direktur TMMIN, I Nyoman Winaya, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi produksi sejak Veloz Hybrid pertama kali dibuat. Ia menyebut kapasitas perakitan terus disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
“Untuk Veloz Hybrid, dari awal produksi hingga akhir bulan Agustus, kami sudah memproduksi sebanyak 15.737 unit,” ujar Nyoman di Karawang, Kamis (1/10/2026).
Menurut dia, TMMIN menjalankan produksi secara fleksibel mengikuti permintaan pelanggan. Perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara kapasitas lini produksi dan kebutuhan pasar yang dinamis.
Kehadiran Veloz Hybrid memperkuat langkah Toyota dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Sebelumnya, TMMIN telah merakit Kijang Innova Zenix Hybrid sejak 2022 dan Yaris Cross Hybrid pada 2023. Pada akhir 2025, pabrikan juga mulai memproduksi mobil listrik berbasis baterai bZ4X.
Untuk saat ini, pasokan Veloz Hybrid masih diprioritaskan untuk pasar domestik. Meski demikian, TMMIN tidak menutup peluang ekspor ke sejumlah negara jika permintaan dari pasar luar negeri terus berkembang.
Prospek ekspor model ini dinilai cukup besar, mengingat lini Avanza dan Veloz konvensional selama ini menjadi salah satu kontributor ekspor utama TMMIN. Selain kedua model tersebut, pabrikan juga mengekspor beberapa kendaraan lain seperti Raize, Yaris Cross, Fortuner, dan Agya ke berbagai negara tujuan.



