PDBI NTB Respons Terhadap Isu di Pekan Olahraga Provinsi 2026

MediaHub – NTB – Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Nusa Tenggara Barat memberikan tanggapan terkait beberapa permasalahan yang muncul selama pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB ke XII tahun 2026.

Rindawanto Evendi, yang akrab disapa Rindhot yang juga selaku Ketua Harian PDBI NTB, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalankan semua prosedur yang ditetapkan untuk Porprov NTB. Ia menekankan, “Protes atas hasil pertandingan yang dianggap tidak fair adalah hal yang teknis dan seharusnya mengikuti mekanisme hukum serta regulasi. Namun, melompati semua proses itu hanya untuk memenuhi ego sesaat dengan tindakan kekerasan adalah langkah mundur yang sangat disayangkan,” ujarnya kepada media.

Rindhot juga menambahkan bahwa memperjuangkan hak atlet dan kepentingan daerah adalah sesuatu yang sah dan menjadi tanggung jawab bagi setiap manajer, pelatih, dan pembina. Namun, tunjukan perjuangan yang negatif melalui tindakan destruktif dan emosional hanya akan menghilangkan esensi dari perjuangan tersebut. “Ini akan menjadikan perjuangan kita sebagai tontonan primitif yang merusak etika kepemimpinan,” jelasnya.

Untuk menjaga netralitas serta kualitas PDBI NTB dalam Porprov tahun ini, Rindhot menegaskan bahwa mereka telah menghadirkan juri-juri dari tingkat nasional. Dari total sembilan juri yang dilibatkan, tidak ada satu pun yang berasal dari lokal, dengan tujuan untuk menghindari asumsi negatif dari publik.

“Mari kita semua menjadikan Porprov NTB sebagai panggung yang melahirkan atlet-atlet profesional yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan prestasi,” tutup Rindhot.

VIP
Jurnalis Independen

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya