MEDIAHUB.ID – Mercedes Jip Indonesia menggelar turing bertajuk Royal Heritage yang melintasi Jawa hingga Bali selama 10 hari. Kegiatan ini diikuti 150 peserta dengan 50 kendaraan, dan memadukan hobi otomotif dengan penelusuran situs sejarah, destinasi alam, serta bakti sosial.
Perjalanan yang berakhir di Kuta, Minggu (23/8/2026), tersebut menjadi ajang kebersamaan sekaligus bentuk kepedulian komunitas terhadap daerah yang dikunjungi. Di Bondowoso, peserta melakukan lintas alam ringan di kawasan Kawah Wurung dan menggelar bakti sosial di area Taman Galuh.
Komunitas ini juga menyambangi Banyuwangi dengan mengunjungi hutan trembesi raksasa De Djawatan dan kawasan pesisir Pelabuhan Muncar. Jalur selatan Banyuwangi menjadi salah satu tantangan perjalanan karena memiliki medan berbatu dan tanjakan terjal yang menguji performa kendaraan serta kekompakan tim.
Memasuki Bali, rombongan melanjutkan perjalanan ke kawasan Black Lava Gunung Batur, pusat seni Ubud, hingga situs bersejarah Kerta Gosa di Klungkung. Lokasi tersebut dikenal memiliki nilai arsitektur dan sejarah yang erat dengan perjuangan masyarakat Bali pada masa lampau.
Ketua Turing Mercedes Jip Indonesia, Ngurah Firnanda, mengatakan Royal Heritage bukan sekadar perjalanan jarak jauh, melainkan pengalaman bersama yang meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta.
"Royal Heritage mengingatkan bahwa turing bukan sekadar menghitung jarak atau mengejar jumlah destinasi, namun lebih daripada itu, yakni tentang orang-orang yang berjalan bersama, pengalaman yang dibagikan, tantangan yang dilalui, serta kenangan yang tercipta sepanjang perjalanan," ujarnya, Minggu (23/8/2026).
Menurut dia, kegiatan ini membuktikan bahwa hobi otomotif dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian warisan budaya bangsa. Melalui konvoi puluhan Mercedes Jip, para peserta tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga mengenal lebih dekat sejarah yang membentuk peradaban Indonesia.
Pelaksanaan turing Royal Heritage turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya BNI46, Pertamina, dan Pertamina Patra Niaga.



