Internasional

KTT D-8 di Jakarta Ditunda Imbas Eskalasi Global, Indonesia Tunggu Situasi Mereda

MEDIAHUB.ID – Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing-8 Organization for Economic Cooperation (D-8) yang semula dijadwalkan berlangsung di Jakarta ditunda. Penundaan itu terjadi menyusul eskalasi konflik global yang turut berdampak…

iMedia April 23, 2026 · 1:28 am
ADVERTISEMENT970 × 90

MEDIAHUB.ID – Menteri Luar Negeri Sugiono mengumumkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing-8 Organization for Economic Cooperation (D-8) yang semula dijadwalkan berlangsung di Jakarta ditunda. Penundaan itu terjadi menyusul eskalasi konflik global yang turut berdampak pada sejumlah negara anggota.

“Pelaksanaan KTT D-8 yang seyogianya digelar April ini ditunda karena ada perkembangan dan eskalasi situasi yang juga dialami oleh negara-negara anggota,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Pemerintah menegaskan forum tersebut tidak dibatalkan. Indonesia masih menunggu perkembangan situasi sebelum menetapkan waktu baru pelaksanaan KTT.

“Jadi nanti kita akan melihat perkembangan situasinya untuk melaksanakan KTT tersebut. Saya kira itu saja,” lanjutnya.

KTT D-8 yang beranggotakan Azerbaijan, Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki semula dijadwalkan berlangsung pada 15 April 2026.

Dalam pertemuan itu, Indonesia mengusung tema Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity and Cooperation for Shared Prosperity. Sejumlah agenda yang disiapkan mencakup penguatan integrasi ekonomi dan perdagangan, pengembangan ekonomi halal, ekonomi biru, transisi hijau, hingga transformasi digital antaranggota D-8.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

ADVERTISEMENTResponsive

Tinggalkan Komentar

Tulis tanggapan Anda dengan sopan dan relevan dengan artikel. Email tidak akan dipublikasikan.