Budaya & Hiburan

Andien Ungkap Alumni Sekolah Anak Percaya Kini Bekerja di Bank hingga Startup

MEDIAHUB.ID – Andien Aisyah mengungkap Sekolah Anak Percaya telah meluluskan banyak murid dalam empat tahun terakhir. Sejumlah alumninya kini telah bekerja di bank hingga perusahaan startup. “Sudah empat tahun terakhir itu kami juga sudah…

iMedia October 18, 2026 · 10:52 am
ADVERTISEMENT970 × 90

MEDIAHUB.ID – Andien Aisyah mengungkap Sekolah Anak Percaya telah meluluskan banyak murid dalam empat tahun terakhir. Sejumlah alumninya kini telah bekerja di bank hingga perusahaan startup.

“Sudah empat tahun terakhir itu kami juga sudah mewisuda banyak sekali lulusan-lulusan dari Sekolah Anak Percaya. Di antaranya dari mereka itu ada yang sudah kerja di bank, ada yang sudah bisa kerja di perusahaan startup,” ujar Andien saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (11/10/2026).

Andien mengaku senang karena para murid mendapat kesempatan mengenal beragam profesi. Menurutnya, wawasan tersebut membuka peluang baru yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh mereka.

“Jadi aku juga senang sekali ketika bisa memaparkan berbagai jenis profesi lainnya dan mereka jadi bisa kepikiran untuk meng-apply di jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh mereka,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan jangka panjang di wilayah yang menjadi fokus program. Menurutnya, banyak program edukasi di kampung pemulung hanya berlangsung singkat tanpa keberlanjutan.

“Kebanyakan edukasi atau pembelajaran yang ada di kampung tersebut biasanya sifatnya hanya one time, kayak orang datang, ngajarin, atau misalnya mungkin ada dari kampus untuk program tiga bulan terus selesai,” ujarnya.

“Jadi enggak benar-benar ada yang mendampingi sampai lulus, sampai proses bisa mendapatkan ijazah, kemudian bisa bekerja,” sambungnya.

Di Sekolah Anak Percaya, pembelajaran disusun setara jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain pendidikan, pihaknya juga membantu pengurusan dokumen kependudukan bagi murid yang membutuhkan.

“Jadi insyaallah kami bisa mendampingi sampai mereka lulus SMA. Dan bahkan ada beberapa yang sampai diurusin juga administrasi kependudukan, karena mungkin ada yang lahir tanpa KK, ada yang enggak punya KTP, dan yang lainnya,” tuturnya.

Andien menambahkan, keterlibatannya dalam program sosial di kampung pemulung sudah berlangsung lama. Ia menyebut langkah itu bermula dari ajakan sang ibu.

“Kenapanya, sebenarnya mungkin ada hubungannya juga dengan sampah, tapi lebih banyaknya karena ibuku duluan yang ngajakin aku,” pungkasnya.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

ADVERTISEMENTResponsive

Tinggalkan Komentar

Tulis tanggapan Anda dengan sopan dan relevan dengan artikel. Email tidak akan dipublikasikan.