Internasional

Korea Selatan Kecewa Ukraina Ungkap Pemindahan Tawanan Perang Korea Utara

MEDIAHUB.ID – Pemerintah Korea Selatan menuntut penjelasan resmi dan permintaan maaf dari Ukraina setelah Kyiv mengungkap pemindahan dua tawanan perang Korea Utara ke Korea Selatan. Seoul menilai langkah itu dilakukan secara sepihak, padahal kedua…

iMedia October 2, 2026 · 2:10 am
ADVERTISEMENT970 × 90

MEDIAHUB.ID – Pemerintah Korea Selatan menuntut penjelasan resmi dan permintaan maaf dari Ukraina setelah Kyiv mengungkap pemindahan dua tawanan perang Korea Utara ke Korea Selatan.

Seoul menilai langkah itu dilakukan secara sepihak, padahal kedua pihak sebelumnya disebut telah sepakat menjaga kerahasiaan proses pemindahan tersebut.

Sekretaris Senior Presiden Korea Selatan untuk Hubungan Masyarakat, Seong Ghi-hong, mengatakan pemerintah sangat menyayangkan tindakan Ukraina, termasuk penyangkalan bahwa tidak pernah ada kesepakatan untuk tidak mengungkap informasi itu.

“Kantor kepresidenan menyatakan kekecewaan yang mendalam atas pengungkapan sepihak Ukraina dan pengumuman palsu berikutnya bahwa tidak ada perjanjian kerahasiaan,” kata Seong dalam pernyataan yang dikutip Senin, 28 September 2026.

Menurut Seong, Ukraina sebelumnya berulang kali membahas pemindahan kedua tawanan itu dengan Seoul melalui berbagai saluran dan meminta agar proses tersebut dirahasiakan. Kyiv disebut khawatir pengungkapan informasi itu dapat memicu kritik domestik karena dianggap telah melepas kesempatan untuk menukar kedua tentara tersebut dengan tawanan Ukraina.

Korea Selatan kemudian menyetujui permintaan itu dengan mempertimbangkan aspek keamanan, diplomatik, dan kemanusiaan, termasuk keselamatan kedua tawanan serta keluarga mereka yang masih berada di Korea Utara.

Namun, Seoul menyebut Ukraina kemudian mengungkap pemindahan tersebut dalam pidato Presiden Volodymyr Zelensky di Sidang Umum PBB tanpa konsultasi yang memadai sebelumnya.

Seong menegaskan, penyangkalan Ukraina atas adanya kesepakatan kerahasiaan telah merusak kepercayaan antara kedua pemerintahan dan berpotensi berdampak pada hubungan bilateral. Pemerintah Korea Selatan juga disebut tengah meninjau langkah tambahan yang diperlukan terkait persoalan ini.

Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, Zelensky menyatakan Ukraina telah memindahkan dua tentara Korea Utara yang ditangkap di wilayah Kursk, Rusia, ke Korea Selatan.

Kedua tentara itu ditangkap pada Januari 2025 dan menjadi tentara Korea Utara pertama yang ditangkap hidup-hidup setelah Pyongyang terlibat dalam perang dengan membantu Rusia.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

ADVERTISEMENTResponsive

Tinggalkan Komentar

Tulis tanggapan Anda dengan sopan dan relevan dengan artikel. Email tidak akan dipublikasikan.