MEDIAHUB.ID – Tingginya permintaan parfum bermerek di pasaran membuat pembeli perlu lebih waspada terhadap produk palsu. Sebab, sejumlah parfum tiruan kerap dibuat menyerupai produk asli, baik dari kemasan maupun aromanya.
Agar tidak tertipu, calon pembeli disarankan memeriksa beberapa hal sebelum membeli parfum branded. Berikut tujuh cara sederhana untuk membedakan parfum ori dan palsu.
Pertama, periksa kemasan secara teliti. Perhatikan kualitas cetakan, logo, jenis huruf, ejaan, serta kerapian plastik pembungkus dan kotaknya.
Kedua, amati botol parfum. Produk asli umumnya dibuat dengan standar presisi sehingga terasa kokoh dan memiliki detail yang rapi, mulai dari tulisan, logo, hingga bagian tutup dan sprayer.
Ketiga, cek apakah tutup botol terpasang dengan baik dan tidak ada cacat produksi yang mencolok pada botol parfum.
Keempat, jika tersedia, periksa batch code, barcode, atau kode produk pada kemasan dan botol. Informasi tersebut dapat dibandingkan dengan data resmi dari merek terkait bila kanal verifikasi tersedia.
Meski begitu, keberadaan barcode atau batch code saja belum cukup untuk memastikan keaslian produk karena kode semacam itu juga bisa ditiru.
Kelima, kenali karakter aromanya. Parfum asli biasanya memiliki lapisan aroma yang lebih seimbang dan berubah seiring waktu, sedangkan parfum palsu kerap tercium menyengat atau cepat memudar.
Keenam, perhatikan harga jual. Jika harga terlalu jauh di bawah pasaran, pembeli perlu lebih berhati-hati karena bisa jadi produk tersebut bukan barang asli.
Ketujuh, beli dari penjual resmi atau toko terpercaya. Langkah ini dapat mengurangi risiko mendapatkan parfum palsu, terutama untuk merek-merek populer yang banyak dicari.
Dengan ketelitian sejak awal, pembeli dapat menghindari kerugian dan memastikan produk yang dibeli sesuai kualitas yang diharapkan.



