Lingkaran merupakan salah satu bangun datar yang memiliki unsur penting, seperti jari-jari, diameter, dan keliling. Ketiga unsur ini kerap digunakan dalam berbagai perhitungan matematika sehari-hari.
Jari-jari adalah jarak dari titik pusat ke titik pada garis lingkaran. Sementara itu, keliling merupakan panjang garis yang mengelilingi lingkaran. Jika yang diketahui adalah keliling, jari-jari tetap bisa dicari dengan menggunakan rumus yang tepat.
Rumus umum keliling lingkaran adalah K = 2πr, dengan K sebagai keliling, π sebagai phi, dan r sebagai jari-jari. Dari rumus tersebut, jari-jari dapat dicari dengan mengubah susunannya menjadi r = K / (2π).
Dalam perhitungan, nilai π biasanya menggunakan 22/7 atau 3,14. Pemilihan nilai ini dapat disesuaikan dengan angka pada soal agar proses hitung lebih mudah dan hasilnya tetap akurat.
Jika menggunakan π = 22/7, maka rumus jari-jari menjadi r = K / (2 × 22/7) atau r = K × 7/44. Sementara jika memakai π = 3,14, maka rumusnya menjadi r = K / 6,28.
Contoh soal: jika keliling lingkaran diketahui 44 cm dan menggunakan π = 22/7, maka jari-jarinya adalah r = 44 / (2 × 22/7) = 44 / (44/7) = 7 cm.
Dengan memahami rumus tersebut, mencari jari-jari lingkaran dari nilai keliling menjadi lebih mudah dilakukan. Cara ini juga dapat diterapkan pada berbagai soal matematika yang berkaitan dengan bangun lingkaran.



