MEDIAHUB.ID – Sedikitnya 40 warga tewas dalam serangan brutal kelompok bersenjata terhadap para pengungsi yang berlindung di sebuah gereja di Kenscoff, wilayah perbukitan di atas Port-au-Prince, Haiti.
Wali Kota Kenscoff, Massillon Jean, mengatakan jumlah korban masih dapat bertambah karena proses pencarian masih berlangsung dan sejumlah orang masih dinyatakan hilang.
“Kami telah menghitung sekitar 40 jenazah. Pencarian masih berlanjut. Beberapa orang masih hilang,” kata Jean kepada AFP, dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.
Jean menggambarkan serangan itu sebagai malam penuh teror. Menurut dia, kelompok bersenjata menyerbu lokasi penampungan warga yang sebelumnya melarikan diri dari kekerasan di wilayah lain.
“Para bandit menyerbu kamp pengungsi yang terletak di sebuah gereja. Mereka mengeksekusi beberapa orang. Ada korban jiwa dan puluhan luka-luka. Beberapa orang diculik oleh para penjahat,” ujarnya.
Kantor Perdana Menteri Haiti Alix Didier Fils-Aime menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan warga yang terdampak. Pemerintah juga memastikan pengerahan pasukan tambahan untuk memulihkan keamanan di kawasan Kenscoff.
Kenscoff dalam beberapa bulan terakhir menjadi lokasi bentrokan dan serangan kelompok bersenjata yang berupaya memperluas kendali. Sementara itu, berdasarkan data PBB, Haiti masih menghadapi krisis keamanan yang menyebabkan hampir 1,5 juta warga mengungsi dan lebih dari lima juta orang mengalami kerawanan pangan parah.



