Internasional

Netanyahu Klaim Iran Pernah Coba Bunuh Salah Satu Anaknya

MEDIAHUB.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkap bahwa Iran pernah berupaya membunuh salah satu dari dua putranya. Namun, ia tidak menjelaskan putra mana yang dimaksud maupun memberikan rincian lebih lanjut terkait dugaan upaya…

iMedia August 26, 2026 · 4:16 am
ADVERTISEMENT970 × 90

MEDIAHUB.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkap bahwa Iran pernah berupaya membunuh salah satu dari dua putranya. Namun, ia tidak menjelaskan putra mana yang dimaksud maupun memberikan rincian lebih lanjut terkait dugaan upaya tersebut.

“Ini adalah sesuatu yang benar-benar sulit dipercaya. Iran menargetkan salah satu putra saya. Iran mencoba membunuh, berupaya membantai salah satu putra saya,” kata Netanyahu dalam wawancara telepon dengan Channel 14, dikutip Selasa, 25 Agustus 2026.

Channel 12 juga melaporkan bahwa dugaan rencana pembunuhan itu telah diketahui aparat keamanan Israel selama beberapa bulan.

Pernyataan Netanyahu disampaikan bersamaan dengan upaya memberikan pengamanan ketat kepada kedua putranya, Yair dan Avner Netanyahu. Kesepakatan dengan Shin Bet disebut memperpanjang perlindungan keamanan bagi keduanya, serta memberikan pengamanan seumur hidup kepada istrinya, Sara Netanyahu, terlepas dari hasil pemilu 27 Oktober mendatang.

“Jadi, keamanan yang mereka dapatkan bukanlah sebuah kemewahan,” tegas Netanyahu.

Ia juga memperingatkan bahwa tanpa perlindungan tersebut, para calon pelaku disebut bisa saja berhasil menjalankan aksinya.

Avner diketahui tinggal di Israel, sementara Yair, yang kerap disorot karena pandangan politik sayap kanannya, dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak berada di Miami, Amerika Serikat.

Pengamanan terhadap Yair sebelumnya menuai kritik karena dinilai berlebihan, lantaran ia lebih sering berada di luar Israel. Pada 2024, media melaporkan Yair tinggal di kompleks apartemen mewah di Miami dengan sopir serta dua pengawal dari Unit 730 Shin Bet, dengan biaya negara diperkirakan mencapai 200.000 shekel atau sekitar 55.000 dolar AS per bulan.

ADVERTISEMENTResponsive
AUTHOR

iMedia

iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

ADVERTISEMENTResponsive

Tinggalkan Komentar

Tulis tanggapan Anda dengan sopan dan relevan dengan artikel. Email tidak akan dipublikasikan.